Perjalanan OK OCE Sandi: Dari Pilkada ke Pemilu, Kini di Parekraf

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 12:24 WIB
Waki Gubernur DKI terpilih, Sandiaga Uno
Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berencana membicarakan One Center of Entrepreneurship (OK OCE) dengan jajarannya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sudah tahu sejarahnya?

Program itu merupakan salah satu janji kampanye Sandiaga Uno saat Pilkada DKI 2017 bersama Anies Baswedan. Saat itu dia yakin program OK OCE akan mampu menciptakan lapangan kerja dengan lahirnya 200.000 wirausaha.

Berdasarkan catatan detikcom, ditulis Senin (27/12/2020), OK OCE bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru berbasis kewirausahaan di Indonesia dengan konsep ekonomi berbagi. Setiap kecamatan dibuat satu pusat pelatihan kewirausahaan, pesertanya ada dari warga yang sudah memiliki usaha untuk dibina agar usahanya berkembang dan ada dari warga yang baru akan memulai usaha untuk nantinya dibina.

Pasangan itu pun menang di Pilgub DKI Jakarta dan Sandiaga Uno mundur dari jabatannya di perjalanan dua tahun kepemimpinannya. OK OCE yang dijanjikannya saat kampanye Pilgub DKI tentunya dilanjutkan oleh Anies.

Namun Anies bisa dibilang tidak sesering Sandiaga Uno dalam menyosialisasikan program OK OCE. Terlebih, beberapa lama setelah Sandiaga Uno resmi mundur dari jabatan Wagub DKI, program tersebut mulai diterpa isu seperti adanya OK OCE Mart yang tutup.

Sandiaga Uno pun mencalonkan diri sebagai Cawapres 2019 mendampingi Prabowo Subianto, dia izin kepada Anies agar OK OCE dijadikan program nasional. Fokus yang dikonsentrasikan pasangan Prabowo-Sandi saat itu yakni memperluas lapangan kerja bagi Warga Negara Indonesia (WNI), salah satunya dengan OK OCE.

"Kami fokus ke ekonomi yang menciptakan lapangan kerja. Infrastruktur boleh, tapi infrastruktur yang menghadirkan suatu keberpihakan pada penciptaan lapangan kerja. Saalah satu yang akan kita dorong adalah OK OCE," kata Sandiaga pada 10 Agustus 2018.

Meski kalah di Pemilu, Sandiaga Uno mengklaim OKE OCE terus berjalan. Pada 23 Maret 2019 dia menyebut hingga kini sudah ada 130.000 peserta OKE OCE yang terdaftar di seluruh Indonesia dan pihaknya menargetkan agar generasi milenial lebih banyak ikut program ini.

"Sekarang OKE OCE ada 130 ribu peserta di seluruh Indonesia. Target kita juga agar milenial bisa dapat wawasan baru tentang masa depan ekonomi Indonesia," kata Sandi usai hadiri acara Edutech 2020, di JCC Senayan, Jakarta Selatan.

Bahkan Sandiaga Uno menargetkan OKE OCE mampu menciptakan 2 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Hingga kini sudah ada 500 penggerak lapangan kerja di seluruh negeri. Lewat OKE OCE peserta akan diberikan pelatihan kewirausahaan, hingga akhirnya bisa membuka usaha sendiri. Peserta pun akan dibekali izin usaha mikro usai mendapatkan pelatihan.

"Kita canangkan bahwa kita akan ciptakan 2 juta lapangan kerja baru. Tahun ini kita ciptakan 500 penggerak di seluruh Indonesia," sebut Sandi.

(eds/eds)