FedEx Mau PHK 6.300 Karyawan

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2021 10:55 WIB
FILE- In this April 18, 2017, file photo, a FedEx cargo plane sits idle during the day at Richmond International Airport in Sandston, Va. FedEx says one of its pilots was detained in China after an item was found in his luggage before he boarded a commercial flight. The company said Thursday, Sept. 19, 2019 the pilot was later released, and it is working with Chinese authorities to understand what happened at the airport in Guangzhou, in southern China.(AP Photo/Steve Helber, File)
FedEx/Foto: AP Photo/Steve Helber, File
Jakarta -

Perusahaan layanan pengiriman barang asal Amerika Serikat (AS), FedEx berencana memangkas 6.300 tenaga kerjanya di Eropa. Rencana itu diumumkan oleh perusahaan, Selasa (19/1).

Dikutip dari CNN, Rabu (20/1/2021) proses pemutusan hubungan kerja (PHK) ini dilakukan dalam upaya proses integrasi dengan TNT Express. TNT merupakan jasa pengiriman asal Belanda yang diakuisisi FedEx pada 2016.

Ribuan pekerja yang akan terdampak PHK akan mendapatkan pesangon. FedEx mengatakan total pesangon akan mencapai US$ 575 juta. Jika PHK itu dilakukan perusahaan akan menghemat biaya tahunan antara US$ 275 hingga US$ 350 pada 2024.

"Proses ini, meskipun sulit, akan memungkinkan kami bersama-sama dengan penyelesaian integrasi jaringan untuk beroperasi sebagai satu perusahaan yang menawarkan cakupan yang lebih besar, kecepatan pengiriman, kemampuan operasional yang diperluas, dan tingkat layanan yang ditingkatkan," kata Presiden FedEx Express Eropa, Karen Reddington.

Divisi pekerja yang akan terdampak PHK dari tim operasional dan back office. Perusahaan mengungkap rencana PHK itu telah melalui konsultasi dan akan dilakukan sesuai aturan di wilayah setempat.

(ara/ara)