Bos Volkswagen Sentil Elon Musk di Twitter, Apa Katanya?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 11:38 WIB
FILE- In this Tuesday, Feb. 25, 2020 file photo, workers complete an electric car ID.3 body at the assembly line during a press tour at the plant of the German manufacturer Volkswagen AG (VW) in Zwickau, Germany. The coronavirus has cancelled business plans all over the world but Europes push into electric cars isnt one of them. Sales of battery-powered and hybrid cars have held up despite a deeply painful recession, mainly thanks to the action of governments. (AP Photo/Jens Meyer, file)
Foto: AP/Jens Meyer
Jakarta -

CEO produsen mobil Volkswagen (VW), Herbert Diess yang baru memiliki akun pribadi Twitter sudah bikin heboh netizen jejaring sosial media tersebut. Pasalnya, melalui tweet pertamanya Diess sudah menyentil pemilik mobil listrik Tesla, Elon Musk.

Mengutip dari CNN, Jumat (22/1/2021) Dies menuliskan bahwa melalui Twitternya itu dia akan membuat dampak besar bagi perusahaannya, terutama untuk mengambil pangsa pasar Elon Musk. Dalam tweet itu juga, ia mengklaim bahwa mobil garapannya model ID.3 dan e-Tron menjadi terbesar di Eropa.

"Halo @Twitter! Saya di sini untuk membuat dampak dengan @VWGroup, terutama pada masalah politik," tweet Diess pada hari Rabu.

"Dan, tentu saja, untuk mendapatkan sebagian pangsa pasar Anda, @elonmusk - lagipula, ID.3 dan e-Tron kami telah memenangkan pasar pertama di Eropa. Menantikan diskusi yang produktif," tulis Diess, sebagai tweet perdananya di Twitter.

Namun, hingga kini Elon Musk belum membalas secara publik tweet dari bos VW itu. Diess diketahui bergabung dengan Twitter pada bulan Desember 2020, tetapi mengirimkan tweet pertamanya pada, Rabu (20/1).

Dalam waktu kurang dari 24 jam, tweet tersebut telah mengumpulkan 4.400 likes dan dia sudah memiliki 12.900 pengikut. Jauh dari pengikut Elon Musk yang memiliki 42,6 juta pengikut.

Menanggapi heboh cuitan dari bosnya, juru bicara VW, Michael Manske mengungkap Musk dan Diess memiliki hubungan yang baik dan saling menghormati.

Meski bersaing ketat, Musk yang sering menyentil produsen mobil lain tetapi diketahui sering menuliskan hal-hal baik tentang Diess dan VW.

Pada September 2019, ketika seseorang menuliskan sebuah cerita yang mengkritik Diess dan Volkswagen kepada Musk. Pemilik mobil listrik paling berharga itu menjawab, dirinya mendukung apa yang dilakukan Diess untuk mengembangkan mobil listrik.

"Herbert Diess melakukan lebih dari semua pembuat mobil besar untuk menjadi listrik. Kebaikan dunia harus didahulukan. Untuk apa nilainya, dia memiliki dukungan saya," tulis Musk.

Volkswagen Group sendiri telah membuat dorongan besar untuk mengembangkan kendaraan listrik, menjual lebih banyak daripada produsen mobil lainnya. Tahun lalu VW telah menjual 231.600 kendaraan listrik murni.

Meski kurang dari 500 ribu penjualan Tesla, penjualan VW pada 2020 naik lebih dari tiga kali lipat daripada penjualan kendaraan listrik pada 2019. Kini VW telah menjadi pemimpin kendaraan listrik di pasar Eropa.

(eds/eds)