Wah! Tunjangan Pensiun PNS Bisa Tembus Rp 1 Miliar

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 15:04 WIB
Sepuluh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sujud syukur usai mengikuti pelantikan online di Aula SMAN 1 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (21/4/2020). Pelantikan tersebut diikuti sebanyak 1.064 PNS TA 2018 di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar, di tingkat provinsi pelantikan langsung diwakili tiga orang dari setiap agama, pengucapan sumpah dilakukan serentak dengan teleconference melalui aplikasi zoom sebagai implementasi imbauan pemerintah untuk melakukan phisycal distancing selama wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.
Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan PT Taspen (Persero) terkait tunjangan pensiun aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) bisa mencapai Rp 1 miliar.

Menurut Tjahjo, peluang untuk meningkatkan tunjangan pensiun PNS itu ada.

"Kami dengan Taspen juga sudah diskusi, bagaimana kalau pensiunan ASN itu nanti dapat tunjangan Taspennya bisa nggak kalau mencapai Rp 1 miliar? Ya dihitung-hitung bisa kalau sejak awal sudah kita pertimbangkan dengan baik," kata Tjahjo dalam penandatanganan komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik yang disiarkan melalui kanal Youtube Kementerian PANRB, Selasa (2/3/2021).

Ia juga sudah membahas kenaikan tunjangan Kepala Daerah dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Sebenarnya waktu kemarin saya selesai Mendagri sudah teken dengan Ibu Menteri Keuangan untuk peningkatan tunjangan Kepala Daerah, sudah," tutur dia.

Sayangnya, pandemi COVID-19 datang yang memporak-porandakan rencana itu. Tjahjo mengatakan, karena pandemi, rencana itu tertunda.

"Tapi karena ada pandemi COVID-19 inilah yang saya kira tertunda semua. Termasuk tunjangan kinerja, yang harusnya kami targetkan tahun ini sudah selesai semua, minimal gaji pokok ditambah 80% tunjangan kinerja, dan lain-lain, saya kira sudah cukup. Cuma karena pandemi COVID-19 saya kira berat," imbuhnya.

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji juga membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, sejauh ini rencana menaikkan tunjangan pensiun PNS itu masih sekadar dibahas, karena pemerintah fokus untuk penanganan pandemi COVID-19.

"Masih dalam pembahasan. Dan saat ini pemerintah masih fokus ke penanganan COVID-19. (Rencana Rp 1 miliar) masih di-exercise," ungkap Dwi kepada detikcom, Rabu (3/3/2021).

Lihat juga Video: Rugi Rp 40 T Akibat Corona, Anies Potong 50% Tunjangan PNS DKI

[Gambas:Video 20detik]



(vdl/eds)