Jumlah Pengangguran Turun, AS Masih Kehilangan 10 Juta Pekerjaan

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 12:33 WIB
Pengangguran
Foto: Fuad Hasim
Jakarta -

Sejak setahun Corona (COVID-19) berlangsung, pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) telah mengalami perbaikan. Namun, Negeri Paman Sam diketahui masih kehilangan hampir 10 juta pekerjaan.

Dikutip dari CNN, Jumat (5/3/2021), Departemen Tenaga Kerja melaporkan pekan lalu jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran mencapai 745.000 orang. Jumlah itu mengalami penurunan dari pekan sebelumnya, tetapi masih tiga kali lipat lebih besar dari tahun lalu.

Sedangkan tunjangan pengangguran untuk wiraswasta telah meningkat 436.696 pekerja. Di Texas klaim naik hampir 18.000 aplikasi. Klaim manfaat berkelanjutan, selama dua minggu berturut-turut, mencapai 4,3 juta orang pada minggu yang berakhir 20 Februari, turun dari minggu sebelumnya.

Yang pasti, krisis tenaga kerja jauh lebih baik dari hampir setahun yang lalu. Saat ini, banyak orang telah dapat kembali bekerja.

Para ekonom memperkirakan 182.000 pekerjaan ditambahkan pada Februari, naik dari 49.000 ditambahkan pada awal tahun. Jika ini benar, tetapi AS masih akan kehilangan 9,7 pekerjaan ketika tingkat pengangguran mendekati level terendah 50 tahun di 3,5%.

"Kami memperkirakan pemulihan pekerjaan AS menunjukkan beberapa kemajuan yang menggembirakan pada Februari," kata kepala ekonom AS di Oxford Economics, Lydia Boussour.

Boussour mengatakan perbaikan kondisi kesehatan dan ekonomi seiring dengan peluncuran vaksin COVID-19 dan pembukaan kembali Program Perlindungan Gaji untuk bisnis akan membantu penciptaan lapangan kerja.

Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap berada di 6,3%. Pekan lalu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan tingkat pengangguran riil kemungkinan mendekati 10%.

(eds/eds)