Ditambah Giant Pamulang, Ini Deretan Ritel yang Tumbang di Tengah Pandemi

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 05 Apr 2021 10:15 WIB
Giant Pamulang Square tutup
Foto: Anisa Indraini-detikcom
Jakarta -

Semakin banyak saja bisnis ritel yang berguguran seiring masih berlangsungnya pandemi virus Corona (COVID-19). Bahkan ada pula pusat perbelanjaan yang menjual asetnya karena terdampak pandemi yang sudah berlangsung selama setahun belakangan ini.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja kepada detikcom belum lama ini.

"Penutupan bisnis ritel ataupun dijualnya pusat perbelanjaan dalam kondisi seperti saat ini memang sudah diperkirakan akan terjadi dikarenakan ritel dan pusat perbelanjaan sudah menderita dan terpuruk selama lebih dari satu tahun," kata dia 24 Maret 2021.

Dijelaskannya, daya tahan tiap perusahaan berbeda sehingga keputusan untuk menutup operasi harus dilakukan. Apalagi, diperkirakan banyak pelaku usaha ritel khususnya di bidang fashion tertekan akibat COVID-19 di tahun 2021.

"Salah satu sektor ritel yang cukup terpukul selama pandemi adalah kategori fashion (sandang/busana)," katanya.

Berikut daftarnya:

1. Ramayana

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk menutup gerai Ramayana City Plaza Depok, Jawa Barat per 6 April 2020. Akibatnya, semua karyawan di gerai tersebut yang jumlahnya 87 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Kita sudah tutup operasional dari tanggal 6 April. Tidak ada kegiatan lagi, ya tutup total," tutur Store Manager Ramayana City Plaza Depok M Nukmal Amdar kepada detikcom.

Dikutip dari keterbukaan informasi yang dirilis di portal Bursa Efek Indonesia, 3 Juni 2020, department store alias toko serba ada yang menjual produk gaya hidup tersebut mem-PHK 421 karyawan. Saat itu pihaknya tercatat mempekerjakan 5.475 karyawan.

Lanjut ke halaman berikutnya

2. Matahari

PT Matahari Department Store Tbk memutuskan mengurangi jumlah gerai dari 153 menjadi 147 hingga akhir 2020. Dengan kata lain, perusahaan berkode saham LPPF itu menutup 6 gerai.

"6 toko format besar yang tidak menguntungkan akan ditutup," kata perusahaan dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/11/2020).

Gerai-gerai yang ditutup, yakni 4 di Jawa, 1 di Bali, dan 1 di Sulawesi. Perusahaan pun memutuskan untuk tidak menambah gerai pada kuartal IV-2020 dan kuartal I-2021.

3. Giant

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) selaku pemilik jaringan ritel Giant menutup gerai Giant Mayasari Plaza, Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat tutup permanen mulai 4 April 2021.

Selain Giant Mayasari Plaza, Giant Margo City Depok juga telah membuat pengumuman untuk tutup permanen mulai Maret 2021.

Sekarang giliran Giant Pamulang Square, Tangerang Selatan yang tutup permanen sejak Sabtu, 3 April 2021. Salah satu karyawan di Giant Pamulang Square, Entis mengatakan ditutupnya Giant Pamulang Square secara permanen berimbas kepada 87 karyawan dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Itu berlaku untuk semua posisi, termasuk dirinya sebagai maintenance.



Simak Video "Pameran Tanaman Hias Seharga Puluhan Juta di Tawangmangu"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)