Bambang Brodjonegoro, dari Dosen Hingga 3 Kali Ganti Jabatan Menteri

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 10 Apr 2021 13:30 WIB
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Jumat (10/5/2019). Agung Pambudhy/Detikcom.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Bambang Brodjonegoro telah berpamitan dari jabatannya sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) setelah Kemenristek resmi dilebur ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bambang telah bergonta-ganti jabatan sebanyak 3 kali selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada periode pertama Jokowi, ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan periode 27 Oktober 2014-27 Juli 2016. Kemudian, ia menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas sejak 27 Juli 2016 sampai 20 Oktober 2019. Lalu ia menjabat sebagai Menristek/Kepala BRIN sejak 20 Oktober 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 3 Oktober 2013 sampai 20 Oktober 2014. Kala itu, ia juga bukan orang baru di Kemenkeu. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu pada periode sejak tahun 2011 sampai 2013.

Pria bernama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro tersebut merupakan lulusan dari Jurusan Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional Universitas Indonesia pada 1990. Kemudian, ia mengambil pendidikan master di University of Illinois at Urbana-Champaign jurusan Tata Kota. Lalu, ia mendapatkan gelar Philosophy Doctor (PhD) setelah menyelesaikan studi di jurusan Tata Wilayah dan Perkotaan, juga di University of Illinois.

Karir Bambang berawal di Universitas Indonesia (UI), sebagai pengajar atau dosen di Fakultas Ekonomi dengan keahlian ilmu regional dan ekonomi pembangunan. Karir pria kelahiran 3 Oktober 1966 tersebut kemudian merangkak naik dari Kepala Program Studi, Ketua Jurusan, Dekan Fakultas Ekonomi, dan juga pernah menjabat sebagai Guru Besar Ekonomi UI.

Di samping itu, Bambang juga aktif mengikuti berbagai organisasi yang terkait dengan keahliannya. Salah satunya adalah Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FE UI.

Saat masih menjadi Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro ikut menggawangi proses pencarian lokasi ibu kota baru, hingga memberikan rekomendasi kepada Presiden Jokowi di medio 2019.

Lanjut halaman berikutnya.