Tahukah Kamu?

Grab cs Doyan Banget Masuk Wall Street Pakai Jalur SPAC, Apa Sih Itu?

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 14 Apr 2021 10:43 WIB
Traders work on the trading floor on the final day of trading for the year at the New York Stock Exchange (NYSE) in Manhattan, New York, U.S., December 29, 2017. REUTERS/Andrew Kelly
Foto: Reuters
Jakarta -

Sebagian besar perusahaan rintisan besar yang ingin memulai debutnya di Wall Street memilih jalur SPAC bukan IPO. Tapi, tahukah kamu apa sih SPAC yang lagi ngetren itu?

Banyak orang yang tahu kalau perusahaan mau mejeng di pasar modal biasanya melakukan penawaran umum perdana atau IPO (initial public offering). Tapi cara itu dianggap sudah jadul. Yang ngetren sekarang adalah SPAC.

Dilansir CNN, perusahaan rintisan besar seperti unicorn WeWork dan Grab akhirnya bisa mejeng di Wall Street menggunakan jalur SPAC. Go public Grab sendiri nilainya mencapai hampir US$ 40 miliar atau setara Rp 580 triliun, merupakan merger SPAC terbesar yang pernah ada.

1. Perusahaan Cangkang

SPAC sendiri merupakan kepanjangan dari special purpose acquisition companies atau perusahaan cangkang dengan tujuan tertentu. Tahu dong cangkang? Kulit keras yang menutupi badan hewan-hewan tertentu seperti siput, kerang, kura-kura, penyu dan lain sebagainya.

Nah SPAC ini sama. Perusahaannya cuma sebagai kulitnya aja. Isinya perusahaan lainnya. Perusahaan lainnya itu memanfaatkan cangkang biar mudah masuk ke pasar modal.

2. Perusahaan Cek Kosong

Selain itus, SPAC juga sering disebut sebagai perusahaan cek kosong. Ya, memang karena perusahaan itu tidak beroperasi sama sekali, namanya juga cuma cangkang. Nah SPAC dibuat cuma buat menampung dana-dana orang kaya yang mau investasi.

Terus, SPAC berburu perusahaan-perusahaan swasta yang butuh dana pengembangan. Ketika sudah dapat, baru deh SPAC dan perusahaan itu negosiasi sampai dapat angka yang pas untuk proses akuisisi.

3. Digemari Unicorn

Jalur SPAC ini belakangan disukai oleh perusahaan rintisan sekelas unicorn karena prosesnya nggak ribet. Sebagai perusahaan rintisan mereka masih butuh sokongan dana terus. Sementara kalau lewat jalur IPO buat dapat modal dari pasar saham, prosesnya ribet. Banyak syarat yang mungkin si unicorn ini kesulitan.

Jadi balik lagi ke hewan bercangkang. Iarat siput, kepiting, kura-kura dan lain sebagainya, si unicorn itu pakai cangkang biar jalannya aman. Mereka juga otomatis jadi perusahaan publik karena si SPAC-nya juga sudah perusahaan publik.

Simak juga 'Syarat Vaksinasi Drive-Thru di Grab Vaccine Center Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(das/zlf)