Tak Turun ke Jalan saat Mayday, KSPSI: Kita Bisa Lihat India

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 29 Apr 2021 12:55 WIB
Massa demo buruh mulai ramai memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi tersebut dilakukan menolak omnibus law UU Cipta Kerja.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memutuskan tak terjun ke jalan secara besar-besaran pada 1 Mei mendatang. Langkah ini menimbang peningkatan kasus COVID-19.

KSPSI juga menyoroti kasus COVID-19 di India, yang mulanya turun kemudian mengalami kenaikan luar biasa.

"Kami berempati dengan situasi dan kondisi masyarakat, meningkatnya pandemi COVID-19, kita bisa melihat di India, ketika sudah turun sekarang naik drastis dengan jumlah yang sangat luar biasa," katanya dalam konferensi pers, Kamis (29/4/2021).

Pihaknya juga mendukung kebijakan larangan mudik pemerintah tahun ini. Menurutnya, hal itu merupakan keputusan terbaik saat ini.

"Kami juga mendukung keputusan pemerintah mengenai larangan mudik karena itu merupakan yang terbaik saat ini," katanya.

Ia pun mengingatkan para buruh agar tetap menjaga diri di tempat kerja. Sebab, mutasi virus sangat luar biasa.

"Saya yakin, anggota saya, jutaan anggota saya bisa memahami keputusan saya sebagai presiden dan keputusan bersama DPP KSPSI ini yang terbaik untuk perjuangan kita saat ini," katanya.

(acd/eds)