Nggak Bisa Mudik, Intip Alternatif Kirim Dinar Buat THR

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 04 Mei 2021 13:03 WIB
Dinar Nusantara
Foto: Dinar Nusantara (Istimewa)
Jakarta -

Larangan mudik Lebaran 2021 bakal berlaku di akhir minggu ini, tepatnya pada tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. Praktis, pergerakan manusia akan semakin terbatas. Meski demikian, bukan berarti juga membatasi momen sakral itu.

Bagi yang ingin berkirim tunjangan hari raya (THR) di tengah larangan mudik, koin dinar atau koin emas bisa jadi pilihan. Apalagi bila pemesanannya bisa dilakukan secara online sehingga lebih mudah dan praktis.

Salah satunya seperti Koin Nusantara Edisi Dinar yang terbuat dari Logam Mulia 24k bersertifikasi PT UBS (Untung Bersama Sejahtera) yang di produksi kembali secara terbatas, hanya 100 keping.

Untuk mendapatkannya, tidak perlu keluar rumah, bagi yang sudah memiliki Saldo Emas di Treasury, bisa menggunakan fitur Cetak Emas di aplikasi Treasury.

Head of Marketing and Communication Treasury Narantara Sitepu menjelaskan, Koin Nusantara juga bisa di beli langsung melalui website Treasury.id atau di Official Store Treasury di Tokopedia, dengan diskon Ramadan Emas hingga Rp 450.000.

"Kami mendapatkan banyak permintaan Koin Nusantara edisi Dinar dari pengguna, mereka menjadikannya sebagai simpanan atau koleksi yang berharga, maskawin atau hadiah. Untuk memenuhi permintaan tersebut, kami putuskan untuk kembali memproduksi Koin Nusantara edisi Dinar, namun dengan jumlah yang sangat terbatas," tutur dia.

Koin Nusantara edisi Dinar terdiri dari dua seri, yaitu 1 Dinar Padang dengan berat 4,4 gr yang dibalut dengan mewahnya motif kain Songket Pandai Sikek dan 0,5 Dinar Lombok dengan berat 2,2 gr dilengkapi dengan keindahan Kain Tenun Subahnale.

Kedua Koin Nusantara memiliki tingkat kemurnian 999,9% lengkap dengan sertikat asli oleh UBS, sebagai mitra penyedia Emas yang ditransaksikan di platform Treasury.

Master Financial Planner, Safir Senduk menjelaskan, emas sangat digemari karena sangat mudah diperjualbelikan, sehingga bisa diandalkan jika membutuhkan dana segar. Lebih dari itu, Emas merupakan aset yang banyak diburu pada saat kondisi perekonomian sedang tidak menentu seperti saat ini.

"Emas itu asset penting yang wajib dimiliki oleh setiap orang dalam portofolio keuangannya. Karena Emas ibarat perisai, tugasnya melindungi nilai dari aset yang kita miliki. Bisa dibayangkan, bagaimana seorang prajurit bertugas tanpa perisai," ungkap dia.

Setiap pembelian Emas digital yang dilakukan oleh pengguna di aplikasi Treasury, artinya pengguna telah memiliki Emas fisik dengan berat yang sama dan tersimpan dengan aman di UBS. Seluruh transaksi Beli dan Jual Emas tercatat serta dijamin oleh lembaga kriling, yaitu Indonesia Clearing House (ICH), sebagaimana menjadi salah satu yang dipersyaratkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dalam hal perdagangan Emas Fisik Digital di Indonesia.

(dna/dna)

Tag Terpopuler