Terima Kasih Pak Jokowi, Pedagang Bipang Ambawang Kebanjiran Order

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 10 Mei 2021 12:45 WIB
Jokowi Sebut Bipang Ambawang Sebagai Oleh-oleh Lebaran, Apa Itu Bipang?
Foto: detikvisual/iStock

Terlepas dari kontroversi, Deky menilai viralnya Bipang menjadi momentum kuliner khas suku Dayak ini keluar Kalimatan. Tak hanya secara nasional, Deky mengaku punya rencana mengekspor Bipang ke luar negeri, seperti Singapura dan Hong Kong.

Deky semakin optimistis, apalagi karena penjualannya kini juga bisa dilakukan lewat e-commerce. Apalagi, Deky baru mulai memasarkan bipang lewat e-commerce setahun terakhir.

Satu nasib, Verena Ella, salah satu pengelola restoran Bipangling Tamanesse di Kota Pontianak mengaku kaget berduyun-duyun pelanggan datang ke gerai yang baru dibukanya sebulan lalu. Restorannya juga melayani menu bipang Ambawang.

"Kemarin itu biasanya Sabtu nggak terlalu ramai, tapi tiba-tiba kami dari buka jam 10 sampai jam 22, nggak berhenti berturut-turut orang datang. Biasanya, ada jam sepi, sekarang jadi ramai terus," ujar Ella.

Ella tak pernah kepikiran bakal meraup omzet di atas Rp2 juta sehari. Biasanya, kalau sepi dia hanya meraup beberapa ratus ribu saja, paling banyak Rp800 ribu-900 ribu per hari. Tetapi, saat Bipang viral karena Jokowi, omzet naik 3 kali lipat.

Di samping banyaknya kontroversi soal viralnya bipang Ambawang, Ella berharap masyarakat melihat pernyataan Jokowi tersebut dari sisi positifnya, seperti berkah Idul fitri untuk semua umat.

"Menurut saya maksud Pak Jokowi memang yang mudik mayoritas Muslim, tapi kan liburnya nasional. Jadi, maksudnya mempromosikan kuliner daerah-daerah yang belum familiar secara nasional," kata Ella.


(hal/eds)