Ini yang Bikin Buwas Berani Jamin RI Tak Perlu Impor Beras

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 19:00 WIB
Detikcom Blak-blakan bersama Kepala Bulog Budi Waseso di Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Dirut Bulog Budi Waseso/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Indonesia dijamin tidak perlu impor beras sampai akhir tahun. Sebab, menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), stok beras setelah Lebaran masih aman bahkan diyakini bakal terus bertambah sampai akhir tahun.

"Kita bisa menjamin sampai akhir tahun ini, khususnya Bulog tidak akan mengimpor, kemungkinan tidak akan mengimpor beras dari luar negeri karena kebutuhan untuk CBP (cadangan beras pemerintah) sudah terpenuhi," ujar Buwas dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (18/5/2021).

Hingga 17 Mei 2021, stok beras Bulog mencapai 1.395.375 ton, yang mana 1.378.047 ton di antaranya merupakan stok CBP dan 17.329 ton lainnya merupakan beras komersial. Stok CBP 1,37 juta ton itu masih berada dalam batas aman yang ditetapkan pemerintah yaitu Bulog harus memiliki stok CBP antara 1-1,5 juta ton.

Bahkan, stok tersebut diyakini masih bakal bertambah dan bisa menjaga batas aman stok CBP sampai akhir tahun.

"Kita masih mungkin menyerap sampai bulan Juli karena masih ada sisa panen bulan Mei ini sehingga akan tetap bertambah jumlah yang sekarang kita laporkan. Kemudian bulan Agustus-September ini akan ada panen lagi yaitu panen gadu sehingga kita akan menyerap kembali," imbuhnya.

Namun, Buwas tak merinci prediksi penambahan stok beras dari hasil panen tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa stok saat ini sudah memenuhi batas aman yang ditentukan pemerintah.

"Apa yang sudah ditentukan pemerintah tentang CBP yang 1-1,5 juta ton sebenarnya sudah terpenuhi," tambahnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2