Beli Emas Buat Dana Pendidikan Anak? Bisa Banget

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 28 Mei 2021 12:57 WIB
Seorang pegawai menunjukkan kepingan emas di toko dan perhiasan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/7/2020). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada 28 Juli 2020 menembus Rp1 juta/gram yang merupakan posisi tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro
Jakarta -

Banyak investasi yang bisa dimanfaatkan untuk dana pendidikan anak, salah satunya investasi emas alias logam mulia.

Secara umum, investasi adalah proses untuk mengembangkan uang agar memberikan keuntungan di masa depan dan mencapai tujuan tertentu. Berbeda dengan asuransi, kita dapat mengatur dan menentukan jumlah investasi dengan bebas.

"Dalam investasi, limit waktu kita yang tentukan sendiri. Sebelum mulai, dari awal kita sudah tahu mau taruh berapa uang di investasi buat anak masuk sekolah. Kalaupun ada up and down terhadap kenaikan atau fluktuasi di tengah investasi, karena sifatnya balik lagi ke kita, jadi kita bisa tentukan mau stop atau pindahkan," kata Maria, dalam HaiBunda Live di Instagram @haibundacom dikutip Jumat (28/5/2021).

Kita dapat mengubah aset dari uang menjadi emas dalam investasi pendidikan untuk Si Kecil. Cara ini bisa digunakan untuk tujuan jangka pendek maupun panjang.

"Bisa disiapkan dengan investasi konvensional atau mengubah aset dari uang menjadi emas. Ini bukan mencari keuntungan, tapi intinya biar make sure dana tidak terpakai dan nilainya bisa dilindungi," ujar Maria.

Investasi emas dikenal menguntungkan dan aman. Maria menjelaskan, investasi ini dalam profil risiko berada di posisi yang paling aman dan tidak berisiko dibandingkan investasi lain.

"Kalau disebut risiko, selama prosesnya jangka panjang 5 sampai 10 tahun, itu sebenarnya cukup aman. Bentuknya pun bisa bermacam-macam karena enggak semua emas logam mulia dan batangan bisa jadi investasi," katanya.

Investasi emas ada yang dalam bentuk emas batangan atau logam mulia atau dengan tabungan emas. Semua pilihan investasi ini bisa menyesuaikan kondisi keuangan kita nih.

Pada tabungan emas, kita tidak membeli dalam bentuk fisik melainkan gram emas. Jumlah uang yang disetor untuk tabungan ini pun bebas.

"Kalau tabungan emas, yang kita beli adalah gram-nya tapi kita enggak pegang fisiknya. Misalnya, ada budget Rp 300 ribu per bulan, nanti akan dikonversi pemilik tabungan emas sekian gram dapatnya. Jadi bentuknya akan gramasi," ujar Maria.

Lalu, berapa jangka waktu untuk tabungan emas? Bagaimana pula cara mencairkan tabungan ini ya?

Lanjut ke halaman berikutnya ya, klik di sini.



Simak Video "Demam Investasi saat Pandemi, Ada yang Untung dan Merugi"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)