Erick Thohir Beberkan 5 Jurus Genjot Kinerja BUMN

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 14 Jun 2021 23:44 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers saat menyambut kedatangan vaksin COVID-19 di Teminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (31/5/2021). Sebanyak delapan juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia dan selanjutnya akan dilakukan proses produksi oleh Bio Farma. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto: Menteri BUMN Erick Thohir
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan lima jurus menggenjot kinerja BUMN. Apa saja jurusnya?

Pertama, klasifikasi BUMN dalam 3 jenis, pertama adalah BUMN yang fokus berbisnis, kedua adalah BUMN yang harus bisa berbisnis dan ditugasi mensejahterakan masyarakat. Lalu jenis yang terakhir adalah BUMN yang fokus melakukan penugasan untuk mensejahterakan masyarakat.

"Satu, kami ini memetakan BUMN, yang mana yang sangat bisnis, mana yang 50-50 kesejahteraan dan bisnis. Lalu mana yang kerjanya hanya mensejahterakan saja, seperti (PT) Pupuk," papar Erick dalam dalam Halal Bil Halal Majelis Nasional KAHMI, Senin (14/6/2021).

Kedua, mengarahkan BUMN harus mampu membentuk ekosistem bisnis yang baik di tengah masyarakat. Tidak boleh ada dominasi bisnis antara BUMN dengan perusahaan-perusahaan swasta apalagi UMKM.

Ketiga, Erick Thohir menggenjot digitalisasi ekonomi. Menurutnya, inovasi menjadi hal penting dalam jurusnya yang ke tiga ini.

"Tidak kalah pentingnya, digitalisasi dan ekonomi digital ini akan kami kembangkan. Dalam hal ini, inovasi harus jadi pondasi," ungkap Erick,

Keempat, memperbaiki proses bisnis BUMN, menurutnya perusahaan pelat merah jangan hanya mengandalkan proyek dan penugasan dari pemerintah saja.

"Problemnya ini BUMN itu tidak punya bisnis proses yang baik, tapi selalu project base. Gimana bisa bersaing kalau bisnis proses kurang baik, ini yang akan kita bereskan," papar Erick.

Kelima, menurut Erick Thohir mereformasi sumber daya manusia. Dia ingin para pemimpin BUMN memiliki kepemimpinan yang baik dan memiliki jiwa entrepreneurship.

(hal/hns)