Kemnaker Akan Bangun Balai Latihan Kerja di Kabupaten Mappi Papua

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Senin, 21 Jun 2021 17:26 WIB
Kemnaker
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerima audiensi Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan dukungannya atas usulan pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua.

"Saya sangat mendukung rencana pembangunan BLK di Mappi, Papua ini. Apalagi Pak Bupati tadi bilang sudah memiliki mapping kebutuhan tenaga kerja peningkatan kompetensinya," kata Ida dalam keterangan tertulis, Senin (21/6/2021).

Ida menjelaskan pembangunan BLK UPTP di Kabupaten Mappi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Melalui Inpres ini, kami terus dorong pengembangan kompetensi tenaga kerja di Papua dan Papua Barat. Upaya pengembangan SDM terus dilakukan melalui pendirian BLK dan BLK Komunitas di sana," ucapnya.

Menurutnya, secara geografis Kabupaten Mappi sangat strategis karena terletak di antara Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Merauke. Ia pun menilai dari sisi kebutuhan tenaga kerja, masyarakat atau tenaga kerja nantinya dapat diserap salah satunya di industri sawit daerah setempat.

Ida mengungkap seusai pertemuan berlangsung, pihaknya juga segera memverifikasi berkas terkait pembangunan BLK UPTP. Ia pun kemudian memerintahkan tim untuk mengecek lokasi yang akan dibangun gedung BLK UPTP.

"Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kami segera memeriksa kelengkapan usulan, berkas-berkasnya kami verifikasi dulu, lalu menerjunkan tim untuk cek langsung ke lapangan," terang Ida.

Sementara itu, Bupati Mappi Papua, Kristosimus Yohanes Agawemu menyampaikan terima kasih atas komitmen dan dukungan Ida dalam rencana pembangunan BLK di Kabupaten Mappi. Ia berharap dengan adanya BLK di Mappi nanti, SDM masyarakatnya dapat meningkat dan memiliki keterampilan. Sehingga masyarakat Mappi siap masuk ke pasar kerja dan bisa bersaing di dunia industri.

"Saya berharap tim dari Kemnaker dapat segera berkunjung untuk melihat lokasi tanah untuk pembangunan BLK itu bisa dilakukan dan ketersediaan untuk bisa bekerja baik itu perkebunan kelapa sawit dan industri lainnya yang ada di Kabupaten Mappi," ungkap Kristosimus.

Ia pun mengungkap di daerah Mappi sendiri akan dibangun pabrik gaharu, pengolahan kayu masohi, serta pati sagu menjadi tepung sagu. Ia berharap semua pabrik itu nantinya bisa benar-benar membuka ruang kerja baru bagi masyarakat lokal agar mereka memiliki penghasilan yang baik.

"Kami membutuhkan dukungan dari Kemnaker dalam hal pemecahan permasalahan penciptaan peluang kerja bagi masyarakat lokal di Kabupaten Mappi," pungkasnya.

Kristosimus menerangkan pihaknya telah menyiapkan lahan lebih dari 10 hektare untuk membangun BLK UPTP. Adapun beberapa kejuruan yang direkomendasikan di antaranya adalah kejuruan otomotif, listrik, pertanian, dan mebel.

(akn/hns)