RI Colek Singapura Kirim Tenaga Ahli hingga Instruktur BLK

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Selasa, 22 Jun 2021 21:31 WIB
Patung Merlion di Singapura
Foto: Dok. Kemnaker: Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menyampaikan perlunya peningkatan kerja sama bilateral di bidang ketenagakerjaan dengan Singapura. Pihaknya bersama dengan Kemenko Perekonomian dan Kementerian/Lembaga terkait telah melakukan pembahasan dalam rangka penyusunan konsep proposal kolaborasi pembangunan Tech Talent itu.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang diharapkan antara lain penempatan tenaga ahli atau expert dari Singapura, pengembangan virtual reality, ToT bagi instruktur BLK, tech training untuk mendukung implementasi Making Indonesia 4.0 dan peningkatan kapasitas teknologi pada critical occupation list (COL).

"Kemnaker telah menyampaikan konsep proposal tersebut kepada pihak Singapura melalui Kemenko Perekonomian guna mendapatkan feedback dari Singapura. Saat ini, pihak Singapura sedang mencermati potensi kerja sama yang dapat dijalin dan melakukan identifikasi terkait instansi yang relevan di Singapura," jelas Anwar dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6/2021).

Hal ini dia ungkapkan setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ketenagakerjaan Singapura Tan See Leng di Catania, Italia waktu setempat.

Dalam kesempatan ini, Indonesia menyampaikan juga permohonan dukungan kepada Pemerintah Singapura untuk kesuksesan Kepemimpinan Indonesia pada ASEAN Labour Ministerial Meeting (2020-2022) dan kesuksesan Presidensi Indonesia pada G20 tahun 2022.

"Indonesia meminta dukungan pemerintah Singapura untuk mendukung isu-isu prioritas yang akan diangkat, antara lain sustainable job creation and inclusive labour market towards changing world of work, human capacity development for sustainable growth of productivity, dan adaptive labour protection in the changing world of work," kata Anwar.

Selain itu, pihaknya juga meminta dukungan kepada Pemerintah Singapura untuk turut membantu pelindungan dan penanganan penyebaran pandemi COVID-19 dan promosi pentingnya vaksinasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarga yang ada di Singapura.

Dari hasil pertemuan tersebut, Anwar menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Singapura dalam presidensi Labour Employment Minister Meeting (LEMM) - Employment Working Group (EWG) Indonesia pada G20 tahun depan.

"Pemerintah Singapura menyampaikan dukungan penuh untuk isu-isu prioritas presidensi Indonesia tahun 2022, khususnya untuk isu pemberdayaan pekerja disabilitas pada tema penciptaan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan dan pasar kerja yang inklusif terhadap perubahan dunia kerja," pungkasnya.

(prf/hns)