Lonjakan Kasus COVID di Jakarta, Penjualan Vitamin Meroket 40%

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 23 Jun 2021 16:24 WIB
Pasar Pramuka
Foto: Pasar Pramuka - Siti Fatimah/detikcom
Jakarta -

Lonjakan Kasus COVID-19 di DKI Jakarta membuat permintaan vitamin di Pasar Pramuka mengalami peningkatan. Seperti diketahui, per 22 Juni 2021, DKI Jakarta menyumbang kasus harian dengan total kasus 3.221.

Beberapa kios obat-obatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur kebanjiran pembeli vitamin tubuh. Ketua Harian Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Yoyon mengatakan, Penjualan Vitamin di sana meningkat sebanyak 40 persen dibanding sebelumnya.

"Selagi masker dan hand sanitizer, itu vitamin yang diburu sekarang," ujar Yoyon saat ditemui di kiosnya, Rabu (23/6/2021).

Lebih lanjut, jenis vitamin yang paling banyak dicari adalah vitamin C. Pasalnya, vitamin C dikenal sebagai jenis vitamin dapat membentuk kekebalan imun tubuh dan terhindar dari penyebaran virus Corona.

Selain vitamin C, jenis vitamin lain pun banyak diminati masyarakat seperti vitamin B complex, vitamin D, E, dan lain-lain.

Meski mengalami peningkatan permintaan, Yoyon mengatakan, harga yang dijual di Pasar Pramuka tidak akan mengalami peningkatan selama distributor vitamin terjaga. Kemudian, harga vitamin yang dijual di pasaran pun beragam dari mulai Rp 20 ribu, Rp 100 ribu, hingga Rp 300 ribu.

"Stoknya masih aman. Vitamin juga aman, distribusinya bagus jadi sampe sekarang belum ada kenaikan harga," pungkasnya.

Pantauan detikcom di lokasi, beberapa warga terlihat melakukan transaksi di kios-kios medis, sementara yang lainnya terlihat berlalu-lalang. Sebelum memasuki area pasar, masyarakat yang masuk diperiksa suhu tubuh oleh petugas.

(zlf/zlf)