Gila! Cuma buat Lawan Corona, Dunia Sudah Habiskan Rp 159,5 Kuadriliun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 11:48 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pandemi COVID-19 masih terjadi hingga pertengahan tahun 2021 ini. Bahkan seluruh negara di dunia sudah menghabiskan anggaran US$ 11 triliun untuk melawan pandemi virus Corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pandemi COVID-19 ini merupakan suatu tantangan global yang harus dihadapi semua negara. "Virusnya cepat sekali menjalar dan mutasi atau perubahannya begitu cepat," kata dia dalam keynote speech ESG Capital Market Summit 2021, Selasa (27/7/2021).

Dia menjelaskan sudah 18 bulan seluruh dunia menghadapi tantangan pandemi ini. Berbagai usaha dilakukan untuk menyelamatkan kehidupan sosial, kesehatan dan menyelamatkan jiwa.

Sri Mulyani menambahkan dalam pertemuan G20 diidentifikasikan bahwa ini pandemi yang hebat dan dunia sudah mengalokasikan US$ 11 triliun atau setara dengan Rp 159,5 kuadriliun (asumsi kurs Rp 14.500) sebagai sumber daya mereka untuk melindungi rakyatnya dari COVID-19.

Dia mengungkapkan di bidang kesehatan, negara-negara melakukan berbagai cara dan memutus tali penularan tersebut dan dampaknya begitu dahsyat terhadap ekonomi politik. Hal ini karena masyarakat tak boleh melakukan kegiatan seperti biasa, interaksi dan mobilitas semuanya dibatasi.

"Ini pasti memukul sektor sosial, ekonomi di suatu negara. Karena itu seluruh negara di dunia menggunakan instrumen resources policy untuk menghadapi ancaman ini," jelas dia.

Beragam kebijakan fiskal, moneter dan regulasi di sektor keuangan dilakukan demi menghadapi ancaman itu dan melindungi masyarakat, dunia usaha dan perekonomian agar tetap bisa bertahan dan agar seluruh kebijakan, regulasi, instrumen sumber day ayang dipakai tidak hanya bisa mempertahankan tapi juga memulihkan.

(kil/das)