Pendapatan Amazon Tembus Rp 1.640 T, tapi Meleset dari Perkiraan

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2021 11:07 WIB
Logo Amazon (AFP Photo)
Foto: Logo Amazon (AFP Photo)

CFO Amazon, Brian Olsavsky mengatakan berkurangnya pertumbuhan pendapatan perseroan tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-19, terutama selama ada kebijakan lockdown.

"Kami mulai melewati itu dan itulah (sebabnya) kenapa Anda melihat beberapa tingkat pertumbuhan turun," kata Olsavsky.

Terlepas dari itu, dalam sebuah pernyataan, Andy Jassy CEO Amazon baru yang menggantikan Jeff Bezos yang mundur pada awal Juli 2021, menyatakan terima kasihnya kepada karyawan Amazon yang telah bekerja selama pandemi COVID-19.

"Saya sangat senang bekerja dengan Anda saat kami menciptakan dan membangun untuk masa depan," tuturnya.

Untuk diketahui jumlah karyawan Amazon terus membengkak. Pada akhir kuartal III-2020, Amazon mempekerjakan 1,33 juta orang di seluruh dunia, naik 52% dari tahun ke tahun. Atas dasar itu pihaknya belum ada rencana untuk karyawan masuk kantor pada September.

"Perusahaan tidak akan mewajibkan karyawan untuk divaksinasi," katanya.


(aid/ara)