AirAsia 'Mendarat' dengan Bisnis Baru, Punya Taksi Online-Toko Online

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 28 Agu 2021 07:30 WIB
ojol taksi online airasia
Foto: Dok. IG Tony Fernandes

Dihubungi terpisah, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan bisnis baru yang digarap oleh AirAsia wajar dilakukan. Karena memang lini bisnis penerbangan menjadi korban dari pandemi COVID-19.

Apalagi, dia mengungkap selama ini 54% orang terbang dengan pesawat itu bukan biaya sendiri, tetapi karena perjalanan dinas, dari perusahaan, pemda, dan negara.

"Sekarang jadinya bisnis maskapai mulai berpikir memang, bagaimana mereka bisa bertahan," imbuhnya.

Selain taksi online, AirAsia juga punya bisnis lain, seperti e-commerce. Bisnis itu diumumkan pada 2020 lalu. Mengutip keterangan resmi perusahaan, AirAsia telah meluncurkan aplikasi super ASEAN, airasia.com. Aplikasi ini merupakan platform perjalanan, e-commerce dan finansial teknologi satu pintu dengan lebih dari 15 lini bisnis.

Dalam e-commerce itu ada fitur Transfer-Sendiri juga tersedia untuk pemesanan tiket penerbangan dari berbagai maskapai dalam satu kode pemesanan. Perusahaan mengklaim pengguna bisa hemat 20% dibandingkan dengan membeli tiket secara terpisah.

Juli 2021, Airasia Group melalui Airasia Digital, resmi mengambil alih operasional Gojek di Thailand. Kemitraan strategis antara Airasia Digital dan Gojek ini dinilai saling menguntungkan. Dengan begitu diharapkan mampu memperkuat investasi dan fokus pengembangan Gojek di Vietnam dan Singapura.


(ara/ara)