Ada PPKM, Jokowi Waspadai Nasib Ekonomi Kuartal III-IV 2021

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 31 Agu 2021 11:38 WIB
Presiden Joko Widodo melepas maskernya sebelum memberikan pernyataan pers tentang perkembangan terkini pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/8/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan tetap memperpanjang kebijakan PPKM hingga 6 September 2021 meskipun perkembangan kasus COVID-19 semakin menunjukan tren penurunan. ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Setpres/Handout/wsj.
Foto: Biro Pers Setpres/Biro Pers Dan Media
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pemulihan ekonomi nasional terus membaik di tengah pandemi COVID-19 sudah sangat terasa. Hal itu seiring dengan pemulihan secara global yang disebut sudah sangat terasa.

"Sinyal pemulihan global sudah sangat terasa baik dari aktivitas manufaktur global yang tumbuh positif, ekspor impor yang menggeliat hingga harga komoditas yang mengalami peningkatan," katanya dalam pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXI secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah menunjukkan pemulihan di kuartal II-2021, Jokowi mewaspadai di kuartal III-IV 2021 karena adanya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Pertumbuhan ekonomi kita kuartal II-2021 7,07%, namun kita tetap waspada pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan IV 2021 akan mengalami dampak dari kebijakan PPKM yang kita lakukan," tuturnya.

Di sisi lain, Jokowi menyebut perbaikan juga sudah mulai terlihat pada inflasi. Dibandingkan beberapa negara lain yang mengalami lonjakan inflasi, Indonesia disebut relatif terjaga.

"Inflasi juga relatif terkendali masih relatif terjaga di 1,5%. Amerika Serikat yang biasanya 0,5% sekarang berada di angka 5,4%. Jerman juga di angka 3,5% biasanya di bawah 1%," katanya.

Dari sisi ekspor Indonesia juga di kuartal II-2021 mengalami kenaikan sebesar 31,8%, konsumsi masyarakat pada periode yang sama berada di 5,9%. Investasi sangat baik tumbuh 7,5%.

"Indeks kepercayaan pemerintah naik dari 97,6% menjadi 115,6%. Kita harus mampu memanfaatkan momen ini untuk transformasi ekonomi dan kita harus mampu mengubah ketergantungan dari sektor konsumsi ke transformasi ke produksi," tandasnya.

Simak Video: Jokowi Sebut Ekonomi Membaik: Indeks Kepercayaan ke Pemerintah Naik

[Gambas:Video 20detik]



(aid/zlf)