Mahfud Ungkap Rencana Bangun Lapas Sejak 2004, tapi Terkendala Anggaran

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 09:38 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menyambangi lokasi kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9). Mahfud meninjau kondisi Lapas.
Mahfud MD Tinjau Lapas Tangerang yang Terbakar/Foto: Grandyos Zafna
Tangerang -

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui bahwa banyak lembaga pemasyarakatan (lapas) over kapasitas. Oleh karena itu sejak 2004 sudah digunakan untuk membangun lapas baru. Lalu kenapa tidak terealisasi?

Mahfud menjelaskan, pada 2004 saat dia masih menjadi anggota DPR sudah banyak lapas yang sesak karena over kapasitas.

"Saya sudah berkeliling sejak tahun 2004, saya menjadi anggota DPR berkeliling ke seluruh Indonesia melihat lapas-lapas kita itu penuh," ucapnya di Lapas Klas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021).

Mahfud menjelaskan, kala itu ada lapas yang 1 kamarnya berisi 20 hingga 30 orang. Padahal ukuran kamarnya tidak terlalu besar.

"Terakhir saya bersama pak Reinhard ke Pasuruan ada satu kamar kecil gitu, kamar yang tidak terlalu luas isinya 40 orang dan itu isinya semua narkoba," tambahnya.

Akhirnya pada sejak 2004 sudah digulirkan rencana pembangunan lapas-lapas baru. Tujuannya untuk mengatasi over kapasitas tersebut. Namun ternyata rencana itu selalu terkendala masalah anggaran.

"Ini sejak 2004 itu dibicarakan terus antara pemerintah dan DPR, tapi selalu tidak jadi karena pertimbangan anggaran, pertimbangan ini itu," tuturnya.

Oleh karena itu, kemarin dia berbincang dengan Menkumham Yasonna Laoly dan berencana merealisasikan wacana yang sudah ada sejak 2004 itu.

"Saya katakan kalau orang membangun itu kan perlu uang dan tanah, saya katakan sudah saya yang cari tanahnya, anda perlu berapa ribu hektare? Nanti kita cari biayanya," tegasnya.

(das/ara)