Erick Tohir Diminta Habis-habisan Kembangkan Industri Digital di Bali

Sui Suadnyana - detikFinance
Minggu, 19 Sep 2021 22:40 WIB
Sui Suadnyana/detikcom
Foto: Erick Thohir di Bali (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir diminta habis-habisan untuk mengembangkan keberadaan startup digital di Bali. Keberadaan startup digital ini diharapkan dapat berkembang menjadi industri pendamping di Pulau Dewata.

"Bagi kita Primakara maupun ekosistem digital di Bali memang pengen meminta dukungan beliau agar mendukung industri digital di Bali," kata Ketua STMIK Primakara Made Artana usai menerima kunjungan Erick Tohir, Minggu (19/9/202).

Artana mengatakan, Bali saat ini memang harus menginisiasi industri-industri baru seperti industri digital. Ia mengakui bahwa industri digital di Pulau Dewata sekarang masih bayi. Tetapi ke depan, hal itu harus dipupuk sehingga mampu menjadi industri pendamping.

"Nah bagi kita di industri digital, inilah yang kita ajukan ke pemerintah. Lirik industri digital ini untuk kita kembangkan di Bali. Rasanya tadi cukup bersambut dengan program yang dari kementerian BUMN karena menurut beliau (Erick Tohir), UMKM harus didorong tetapi jangan lupa startup digital hadus didorong habis-habisan," terang Artana.

Bahkan, Artana kini menginisiasi tagline #SiliconBali guna mengajak masyarakat bersama-sama membangun industri digital di Bali. Industri digital ini didukung dengan keberadaan Bali yang mempunyai pergaulan internasional.

"Talent internasional itu banyak. Bahkan kemarin adalah di Canggu ada puluhan ribu bahkan ratusan ribu digital nomad yang ada di Bali. Dan itu bisa kita manfaatkan sebagai modal juga," jelas Artana.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan, Bali luar biasa. Sebab baru saja Kementerian BUMN kawasan ekonomi khusus kesehatan, namun sekarang sudah ada gerakan #SiliconBali.

"Saya rasa bagus, tidak ada salahnya tiap daerah juga melakukan inovasi dan saya rasa dengan inovasi dari pada pemerintah Bali, ini sesuatu yang positif pengembangan dari industri-industri Bali juga terus berkembang," kata dia.

"Apakah yang dilakukan BUMN dengan kawasan ekonomi kesehatan yang nantinya ada rumah sakit internasional di sini, dan juga tidak ada salahnya pusat digital jug alternatifnya di Bali," tambah Erick Tohir.

(dna/dna)