Menteri Segala Urusan, Luhut Dapat Tugas Tambahan (Lagi) dari Jokowi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 20 Sep 2021 12:50 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Foto: KEMENKO MARVES

4. Koordinator PPKM Jawa Bali dan Wakil Ketua KPCPEN

Di bulan Juli silam, Indonesia mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang sulit terkendali. Pemerintah pun menerapkan pemberlakuan PPKM Darurat, saat itu pemberlakuannya hanya di Jawa-Bali.

Saat itu Luhut ditunjuk Jokowi sebagai koordinatornya. Dia diminta untuk memastikan dan memantau daerah tersebut untuk menjalankan PPKM Darurat.

"Betul Menko Maritim dan Investasi telah ditunjuk oleh Bapak Presiden Jokowi sebagai Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali," kata Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi kepada detikcom, Selasa (29/6/2021).

Belakangan PPKM Darurat Jawa-Bali diganti namanya menjadi PPKM Level 1-4, levelnya disesuaikan dengan asesmen WHO. Sampai saat ini, Luhut masih menjadi koordinator PPKM Jawa-Bali, sedangkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Koordinator PPKM luar Jawa-Bali.

Sejak awal Corona merebak di Indonesia sendiri, pemerintah membentuk Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Di dalamnya Luhut juga memiliki tugas dan jabatan, yaitu sebagai Wakil Ketua.

5. Sederet Menteri Sementara

Bukan cuma sederet tugas sebagai pimpinan tim-tim nasional dan penanganan COVID-19 saja. Luhut juga pernah menjabat menteri sementara. Sudah berkali-kali dia ditunjuk Presiden Jokowi untuk menggantikan posisi menteri yang kosong.

Mantan Kepala Staf Presiden dan Menko Polhukam ini pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM di tahun 2016. Dia menggantikan sementara Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat karena masalah dua kewarganegaraan.

Kemudian, di awal virus Corona merebak tepatnya tahun 2020 yang lalu, Luhut juga menjabat sebagai menteri sementara di kursi Menteri Perhubungan. Saat itu Menhub Budi Karya Sumadi terpaksa rehat dari jabatannya setelah positif COVID-19 dan perlu penanganan insentif.

Yang ketiga kalinya, Luhut juga menjabat sementara sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Hal itu setelah menteri sebelumnya, Edhy Prabowo dipecat karena terlibat kasus korupsi ekspor benih lobster.

Yang unik, Luhut juga pernah bercerita dirinya pernah menjadi Menteri Keuangan ad interim juga. Hal ini terjadi di waktu lampau, saat Presiden Abdurrahman Wahid dan Luhut jadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

Hal ini diungkap Luhut belum lama ini, saat memberikan sambutan di acara Gernas BBI di Aceh. Dia mengatakan mendapatkan perintah untuk menjadi Menteri Keuangan sementara dari presiden langsung di sekitar tahun 2001.

Dalam kisahnya ini, Luhut tidak menjelaskan menteri siapa yang dia gantikan sementara kala itu, yang jelas dia menyebutkan saat itu Menteri Keuangan sedang pergi ke Hawaii.

"Tahu-tahu saya jadi ad interim Menteri Keuangan. Jadi saya pernah juga nih biar cuma tentara, lulusan akademi militer, pernah juga ad interim Menteri Keuangan. Menteri Keuangannya sedang pergi ke Hawai kalau saya tidak keliru," ungkap Luhut dalam sambutan di acara Gernas BBI Aceh, Rabu (8/9/2021).


(hal/ara)