PON XX Bikin Denyut Nadi Ekonomi Papua Makin Kencang

Yudha Maulana - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2021 18:35 WIB
PON XX Denyut Nadi Ekonomi Warga Papua
Foto: Yudha Maulana/detikcom
Jayapura -

PON XX/2021 Papua memberikan energi bagi geliat perekonomian warga Bumi Cenderawasih. Hal itu kental terasa di kawasan Sentani dan Jayapura jelang pembukaan gelaran olahraga paling bergengsi di Tanah Air itu.

Berkah turut dirasakan Abdul Halik, pengelola restoran Youngwa di Asei Kecil, Kecamatan Sentani Timur. Sejak PON bergelora, tempat makan yang berada di pinggir Danau Sentani itu tak pernah sepi pengunjung.

"Sehari biasanya hanya 60 orang, akhir pekan 100. Sekarang ini sehari bisa 200 - 400 orang," kata Abdul Halik.

Tak jarang pula ia menerima tamu-tamu luar biasa seperti Puan Maharani, Ridwan Kamil hingga Hengky Kurniawan. "Ini tantangan juga buat kami untuk memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.

Di sepanjang Jalan Entrop, Jayapura, warga berjualan pernak-pernik PON dalam bentuk tas rajutan. Magdalena (29), salah seorang penjual tas rajut mengaku bisa menjual lima hingga sepuluh tas rajut berbau PON.

"Saya bisa jual tas PON ada kadang lima atau 10 sehari. Harganya dari 50 ribu sampai 10 ribu," ujar Magdalena saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (2/10/2021).

Berlanjut ke halaman berikutnya. Langsung klik

Energi dari PON ini juga mendorong okupansi hotel-hotel dan bisnis mobil rental yang berada di Papua. Nus Tattisiana (45), pengusaha mobil rental mengaku sejak beberapa pekan terakhir telepon dari orang yang meminta jasanya tak pernah berhenti.

"Jadi ramai di sini, mobil rental juga sudah pada penuh. Karena banyaknya permintaan, harga rental mobil juga agak naik. Kapan lagi PON ini pesta rakyat," kata Nus.

Nus mengatakan, mobil rental ini biasanya digunakan untuk menjemput kontigen PON dari berbagai daerah. "Sangat ramai penjemputan kontingen masing-masing provinsi sangat dipersiapkan," katanya.

Ia pun mengaku kesulitan untuk mencarikan hotel atau tempat menginap bagi tamu-tamunya. Pasalnya, okupansi hotel sangat tinggi. "Dari Swiss Bell, Horison, Aston ada beberapa yang gak bisa dibooking karena sudah penuh," katanya.

"Tentunya kita sangat senang karena selama pak Jokowi memimpin PON bisa digelar di Papua," ujar Nus melanjutkan.

Pantauan detikcom di Bandara Sentani pada pukul 12.00 WIB, kontingen dari berbagai provinsi mulai berdatangan ke Jayapura. "Bandara ini memang ramai ya oleh yang bekerja, tapi baru seramai ini sekarang," tuturnya.

(yum/hns)