120 Ton Produk Halal RI Terbang ke AS hingga Arab, Nilainya US$ 4 Juta

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 04 Okt 2021 18:20 WIB
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/9/2012). Pengamat Ekonomi dari Standard Chartered Bank mengatakan perekonomian dunia akan mengalami kenaikan pada level 3,2%. Pertumbuhan tersebut akan berdampak pada impor dan ekspor Indonesia pada tahun 2013.
120 Ton Produk Halal RI Terbang ke AS hingga Arab, Nilainya US$ 4 Juta
Jakarta -

Produk UMKM halal asal Indonesia diekspor ke mancanegara. Total komoditas yang diekspor mencapai 120 ton dengan nilai US$ 4 juta yang dilepas di area kargo Bandara Soekarno Hatta hari ini.

Komoditas yang diekspor adalah produkUMKM yang 90%-nya berupa makanan halal seperti makanan halal siap saji, antara lain gado-gado, kue bulan, sambal, dan lainnya. Untuk ekspor kali ini dikirim ke negara Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Saudi Arabia.

"Hari ini kami ekspor 3 ton produk UMKM halal, dan selama 2021 Goorita.com sudah mengekspor 120 ton dengan nilai 4 juta dolar AS," ungkap CEO Goorita Yuwono Wicaksono dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).

"Saat ini pasarnya adalah diaspora, tapi banyak juga warga negara lokal di luar negeri yang konsumsi produk Indonesia," jelasnya.

Staf Khusus Wapres Lukmanul Hakim menyatakan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan refocusing peningkatan ekspor Indonesia terutama produk UMKM dan produk halal. "Ekspor bidang pangan baru 17 persen dengan nilai Rp 483 triliun dan ini akan terus tumbuh," kata Lukman.

Lukman menyebutkan, ekspor UMKM dan produk halal ini masih kecil. Tapi ini memiliki potensi besar dan memberikan dampak ekonomi besar karena UMKM mencapai 64 juta usaha dan mempekerjakan 127 juta orang.

"Ekonomi Indonesia sangat tergantung terhadap gerak langkah UMKM. Sesaat umkm kolaps maka ekonomi Indonesia kolaps," urainya.

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi mengapresiasi langkah Staf Khusus Wapres mendukung ekspor UMKM dan produk halal yang dilakukan platform digital ekspor.

"Anggota Kadin ini 90 persen UMKM, kami siap berkolaborasi mendorong ekspor UMKM," kata Diana Dewi.

Otoritas Bandara Yufridan Gandoz mendukung ekspor produk halal dan UMKM. Ia menyebut peningkatan ekspor sektor makanan meningkat di tengah pandemi.

Sementara Purnomo dari Bea dan Cukai Soekarno Hatta menyebutkan Kanwil Bea dan Cukai Banten mendorong ekspor UMKM melalui edukasi dan sosialisasi serta bimbingan ekspor.

CEO DHL Indonesia Rocky Pesik menyebutkan ekspor UMKM dan produk halal ini merupakan momentum kebangkitan produk halal Indonesia. "Kita ingin di luar negeri mudah mencari produk makanan Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia dan dari Indonesia,"ujarnya.*

(fdl/fdl)