PeduliLindungi Nongol di Gojek dkk, Begini Cara Scan QR Code-nya

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 08 Okt 2021 17:09 WIB
Berdasarkan aplikasi peduli lindungi pukul 14.17 sebanyak 8.351 orang berada di Grand Indonesia dari total kapasitas 140.238 selama PPKM Level 3.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meluncurkan integrasi QR Code PeduliLindungi ke aplikasi mitra lain. Sehingga nantinya fitur aplikasi PeduliLindungi bisa digunakan di aplikasi mitra tersebut.

Budi menyampaikan QR Code PeduliLindungi sedang dilakukan proses integrasi dengan lebih dari 50 aplikasi mitra dan secara bertahap melakukan implementasi sampai bulan Oktober.

Aplikasi yang bakal teringerasi mulai dari Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket.com, Dana, Living Mandiri, Cinema XXI, Link Aja, Goers, Jaki, Shopee, BNI Mobile, Loket.com, Mcash, dan 35 aplikasi mitra lainnya yang saat ini sedang dilakukan uji coba menggunakan PeduliLindungi.

"Integrasi QR Code PeduliLindungi ini dalam rangka memperluas cakupan penggunaan QR Code PeduliLindungi. Sejak awal Juli hingga sekarang sudah lebih dari 73 juta penggunaan dan lebih dari 25.000 merchants tergabung. Ke depannya akan terus bertambah lagi," jelas Budi, dalam keterangannya, dikutip Jumat (8/10/2021).

Berikut cara scan QR dari aplikasi yang terintegrasi PeduliLindungi:

1. Buka aplikasi yang terintegrasi dengan PeduliLindungi
2. Klik icon PeduliLindungi
3. Pengguna harus memasukkan dan verifikasi Nama Lengkap dan NIK sesuai dengan KTP
4. Klik lanjut scan kode QR
5. Setelah itu kalian bisa lakukan scan QR Code
6. Jika berhasil maka akan ada keterangan kalau kalian berhasil Check in

Implementasi PeduliLindungi ini sudah luas digunakan yang awalnya hanya digunakan di beberapa tempat seperti industri transportasi, pariwisata, kantor juga sedang diujicobakan untuk di lingkungan sekolah hingga pasar tradisional.

Untuk fungsi PeduliLindungi, ada tiga fungsi utama, pertama melakukan skrining terutama di 6 aktivitas yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Skrining tersebut berupa skrining status vaksinasi dan juga status swab test.

Aktivitas dimaksud di antara lain, pertama aktivitas perdagangan, perdagangan modern seperti Mall atau Department Store, maupun perdagangan secara tradisional seperti pasar dan toko-toko tradisional.

Aktivitas kedua adalah aktivitas transportasi baik darat, laut, maupun udara. Aktivitas ketiga adalah aktivitas pariwisata terutamanya kuliner, show atau pameran dan lain sebagainya. Kemudian aktivitas keempat adalah aktivitas bekerja, bisa di kantor atau di pabrik.

Aktivitas kelima adalah aktivitas pendidikan di sekolah sekolah dasar, SMP, SMA, Perguruan Tinggi. Aktivitas keenam adalah aktivitas keagamaan.

Fungsi kedua dari PeduliLindungi adalah untuk melakukan fungsi tracing atau fungsi pelacakan. Dengan adanya QR Code untuk memulai suatu aktivitas diharapkan kalau terjadi kasus positif bisa dengan sangat cepat mengetahui siapa saja yang ada di tempat tersebut pada waktu tersebut.

Fungsi ketiga adalah untuk mendukung implementasi protokol kesehatan, misalnya kalau scan QR Code hasilnya hijau maka seseorang bisa beraktivitas di tempat tersebut. Tapi kalau kuning atau merah maka tidak boleh beraktivitas di tempat tersebut.

''Aplikasi PeduliLindungi secara agresif namun bertahap akan kita implementasikan ke enam aktivitas utama tadi untuk fungsi skrining, fungsi tracing, dan fungsi protokol kesehatan,'' tutup Budi.

(dna/dna)