BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Insentif Nakes, Ada yang Dapat Rp 50 Juta

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 01 Nov 2021 15:41 WIB
Jakarta -

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna kembali melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pertemuan itu guna membahas lanjutan hasil temuan BPK terkait kelebihan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) dalam rangka penanganan COVID-19.

Setelah pertemuan itu, kedua pihak menjelaskan perihal perkembangan masalah tersebut. Agung menerangkan temuan itu sebenarnya berawal dari pemeriksaan pinjaman luar negeri dari AIIB.

"Ada program Indonesia respons to COVID-19 yang donornya adalah AIIB. Tujuan pemeriksaannya dalam rangka menilai atau menguji kepatuhan dalam pelaksanaan atau kegiatan terkait pinjaman COVID-19," terangnya di Gedung BPK, Jakarta, Senin (1/11/2021).

Jumlah pinjaman itu mencapai US$ 500 juta. Nah uang tersebut dipergunakan untuk membayar insentif nakes di tahun ini.

Kemenkes sendiri beAda yang dapat insentif hingga Rp 50 juta. Klik halaman berikutnya.