Erick Thohir Minta Setoran BUMN ke Kocek Negara Lebih 'Tebal'

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2021 17:07 WIB
POster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir ingin perusahaan-perusahaan pelat merah menyumbang banyak pendapatan untuk negara. Dia bilang BUMN seharusnya bisa lebih banyak berkontribusi pada penerimaan negara.

"Kita tentu harus bantu Kementerian Keuangan, saat ini tidak mungkin pemerintah cuma pajak saja," ungkap Erick dalam webinar Kagama, Selasa (23/11/2021).

Erick sempat memamerkan bahwa untung BUMN mengalami peningkatan pesat hingga 100% lebih selama tahun 2021. Dia menjabarkan di tahun 2020 untung BUMN cuma mencapai Rp 13 triliun saja.

Namun, di tahun ini sampai semester pertama saja sudah mencapai Rp 26 triliun alias naik dua kali lipat. Dia mengatakan akhir tahun ini targetnya BUMN bakal memiliki keuntungan sampai Rp 40 triliun.

"Di tahun kemarin, alhamdulillah kalau dilihat buku kita tahun kemarin selama setahun Rp 13 triliun untungnya. Tahun ini dengan efisiensi dan perbaikan manajemen di sana sini, kita di semester pertama saja sudah Rp 26 triliun, insyaallah tutup tahun di Rp 40 triliun," papar Erick.

Dia mengatakan perbaikan manajemen akan dilakukan demi meningkatkan kinerja para perusahaan pelat merah, ujungnya Erick mau BUMN dapat menjadi andalan pendapatan baru bagi pemerintah untuk menjalankan program-programnya.

"Kita lakukan perbaikan sana sini, diharapkan ini berikan hal positif agar pemerintah punya sumber pendapatan baru untuk program kerakyatan," ungkap Erick.

"Kita pun mau berikan dampak langsung dengan ke masyarakat," katanya.

(hal/eds)