Data Peserta Kartu Prakerja Aman Nggak? Ini Kata Manajemen

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 01 Des 2021 11:09 WIB
Prakerja Gelombang 19
Foto: Prakerja Gelombang 19 (M Fakhry Arrizal/detikcom)
Jakarta -

Keamanan data peserta Kartu Prakerja layak menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, kegiatan pelatihan ini dilakukan menggunakan teknologi dan memasukkan data-data pribadi.

Executive Director at PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyatakan, data peserta akan aman dalam sistem Kartu Prakerja. Tak hanya aman, sistem Prakerja juga dibuat dengan sistem yang mudah diakses oleh masyarakat.

"Saya pikir kuncinya tadi, kami di PMO Prakerja misinya adalah menciptakan sebuah sistem yang mudah untuk diakses oleh teman-teman Prakerja. Jadi layanan ini 100% digital ya dan kami mampu melakukan ini karena didukung oleh cloud computing. Tim engineer kami adalah orang-orang yang berpengalaman di startup sehingga kemudian mampu menciptakan program yang itu mudah dipahami," kata Denni dalam webinar Impact Evaluation of Kartu Prakerja, Rabu (1/12/2021).

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan inovasi dengan membuka layanan penerimaan keluhan dari peserta selama menjalani pelatihan di Program Kartu Prakerja. Layanan tersebut, kata dia, bersifat personal sehingga keamanannya pun dapat terjaga.

"Kita investasi besar-besaran nih sebenarnya di dalam konteks center supaya bisa mendengarkan keluhan dari peserta Kartu Prakerja dan itu digunakan untuk input memperbaiki program. Kita punya tiga kanal baik itu adalah live chat, hotline yang itu gratis untuk di telepon dan satu lagi webform," ujarnya

"Ini sifatnya personal dan itu sangat secure sehingga teman-teman Prakerja kalau ditanyain 'nomer kartu Prakerjamu berapa' atau 'tolong kamu berikan foto KTP dan muka' ini secure," sambung Denni.

Dia mengatakan, kecanggihan teknologi tersebut hanya alat, dibalik dari teknologi dibutuhkan orang yang mengoperasikan dan kebijakan yang tepat. Dia pun memberikan apresiasi kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Dalam hal ini saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Bapak Airlangga Hartarto yang memimpin komite Cipta Kerja yang menggariskan Program Kartu Prakerja karena kemudian kami di operator bawah ini menjadi sangat nyaman. Di sisi kebijakannya itu sudah sangat baik dan mendengarkan apa yang menjadi kesulitan di lapangan," pungkasnya.

(zlf/zlf)