Tingkatkan Kualitas SDM, IFG Life Gelar Workshop Corporate Culture

Dea Duta Aulia - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 17:38 WIB
PT Asuransi Jiwa IFG
Foto: PT Asuransi Jiwa IFG
Jakarta -

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menyelenggarakan Workshop Corporate Culture bertajuk "Readiness to Change" pada Senin, 6 Desember 2021. Acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan nilai-nilai utama AKHLAK dalam perilaku setiap insan IFG Life.

AKHLAK merupakan tata nilai inti (core values) yang disampaikan oleh Kementerian BUMN yang merupakan penjabaran dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, berfungsi sebagai panduan perilaku yang wajib diimplementasikan oleh insan IFG Life demi mencapai visi dan misi perusahaan.

"Kegiatan workshop akan dilakukan secara berkesinambungan, tidak hanya sampai pada workshop offline yang dilaksanakan selama 2 hari saja, namun akan dilanjutkan dengan coaching pasca workshop secara online," ujar Direktur Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Sumber Daya Manusia Eli Wijanti dalam keterangan tertulis, Kamis (8/12/2021) siang.

Eli Wijanti mengatakan, workshop yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari ini akan dibagi kedalam 4 (empat) batch ditargetkan mampu diikuti oleh para Change Leader dan Change Agent yang akan berperan sebagai agen sosialisasi core values perusahaan.

Ia menambahkan, acara ini sangat perlu dilakukan untuk internalisasi dan implementasi nilai AKHLAK berjalan dengan baik, serta membantu lancarnya proses sosialisasi yang akan dilakukan para Heroes IFG Life, yakni para Change Leader dan Change Agent.

Menurutnya ada 6 corporate culture berbasis AKHLAK yang diharapkan menjadi perilaku utama dalam bekerja bagi setiap insan IFG Life.

1. Amanah: memegang teguh kepercayaan yang diberikan;

2. Kompeten: terus belajar dan mengembangkan kapabilitas;

3. Harmonis: saling peduli dan menghargai perbedaan;

4. Loyal: berdedikasi, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara;

5. Adaptif: terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan; dan

6. Kolaboratif: membangun kerjasama yang sinergis.

Selain itu, ia menjelaskan, acara ini sejalan dengan Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan Periode 2021-2025 agar mampu mengembangkan sektor keuangan yang mampu bersaing secara global.

"Workshop ini sejalan dengan maksud dan tujuan dari Cetak Biru Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan Periode 2021-2025, dengan mengutip apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK yang menyebutkan bahwa dalam rangka mengembangkan sektor jasa keuangan yang berdaya saing perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global," katanya.

Ia yakin, pihaknya mampu menciptakan karyawan dengan kualitas dan tingkat profesional yang tinggi. Dengan memiliki karyawan berkualitas maka citra perusahaan pun akan secara otomatis terangkat.

"Sebagai perusahaan asuransi jiwa baru yang siap bersaing di industri asuransi jiwa di Indonesia, kami juga perlu mempersiapkan seluruh karyawan untuk menjadi karyawan yang memiliki integritas tinggi, profesional dan berkualitas. Karena citra perusahaan juga dapat tercermin dari etos kerja dan kompetensi karyawan itu sendiri," tambahnya.

Eli Wijanti menjelaskan, Prinsip-prinsip dasar Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Jasa Keuangan juga teraplikasikan dalam Workshop Culture, yaitu Terencana, Sesuai Kebutuhan, Terukur, Berkelanjutan, Fleksibilitas, dan Kolaborasi. Workshop ini diharapkan mampu memfasilitasi pengembangan budaya kerja ke arah yang progresif.

"Selain itu dengan kegiatan ini, diharapkan para Heroes mampu mengembangkan dirinya serta keseluruhan organisasi IFG Life," tutupnya.

(ads/ads)