Sederet Kasus Ngerinya Pinjol Ilegal hingga Viral Guru Ditagih Debt Collector

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 17:59 WIB
Memutus Rantai Jebakan Pinjol Ilegal
Foto: detik
Jakarta -

Viral di Tiktok video diduga debt collector pinjaman online (pinjol) ilegal menagih utang seorang guru sampai datang ke sekolah. Momen yang direkam dan diunggah oleh akun @zi****jh itu menampilkan cek-cok antara guru dan debt collector.

Melihat ramainya video tersebut, menjadi tanda masih ada masyarakat yang terjerat pinjol ilegal. Dalam catatan detikcom, sudah banyak korban pinjol ilegal.

Berikut deretan kasus lainnya:

1. Guru TK Ditagih 24 Debt Collector

Warga Malang, Jawa Timur, Melati, diteror 24 debt collector hingga nyaris bunuh diri. Tak hanya nyaris bunuh diri, Melati juga dipecat dari tempatnya mengajar, kehilangan pekerjaan sebagai guru TK dan kehilangan teman.

Saat itu dia meminjam uang di pinjol untuk biaya kuliah S1 sebesar Rp 2,5 juta. Dia meminjam di pinjol Rp 1,8 juta namun yang cair hanya Rp 1,2 juta. Pinjol beralasan untuk biaya administrasi dan bunga. Kemudian dia meminjam lagi di sejumlah aplikasi lain.

Namun potongan yang besar dan bunga yang tinggi membuat dirinya kesulitan. Hingga akhirnya utang dia membengkak hingga Rp 40 juta.

2. Ibu di Depok

Seorang ibu di Depok mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Komisi XI DPR RI, Menteri Komunikasi dan Informatika, Ketua Dewan Komisioner OJK, Kapolri, dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Hal ini karena dirinya terjerat utang pinjol hingga 99 aplikasi. Dia terintimidasi dan datanya diperjualbelikan. Saat itu dia meminjam uang untuk membayar biaya kuliah.

Pinjaman pertamanya Rp 5 juta dari lima aplikasi. Namun bunganya tiba-tiba membengkak dan harus dilunasi dalam waktu 7 hari kerja. Kemudian dia gali lubang tutup lubang dengan meminjam di aplikasi lain.

Utangnya makin bengkak. Dia diteror SMS, WhatsApp, sampai telepon. Kata-kata kasar dan umpatan sudah jadi makanan sehari-harinya.

Apa lagi kasus lainnya? Buka halaman selanjutnya.