ADVERTISEMENT

Cara CT Bantu Korban Badai PHK Saat Krisis Moneter 1997

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Senin, 20 Jun 2022 11:12 WIB
Hari ini bank digital besutan CT Corp Allo Bank resmi meluncur. Chairul Tanjung mengungkapkan hari rilis Allo Bank bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Foto: Rafida Fauzia

Dengan dana Rp 400 juta, buruh-buruh pabrik yang rata-rata terkena PHK akan diberikan pelatihan keterampilan. Contohnya, budidaya lele, jahit-menjahit bagi ibu-ibu, membuat warung, hingga berjualan gado-gado. Kemudian, Rp 300 juta selanjutnya adalah untuk memperbaiki fasilitas umum, seperti jalan kampung, renovasi sekolah dan WC umum.

CT pernah memimpin langsung yayasan ini selama satu tahun, 1998-1999, dan turun langsung mengerjakan program pengentasan rakyat dari kemiskinan.

"Saya pernah seperti mereka saat tinggal di Gang Abu, dan itu sangat tidak enak. Mereka kembali berdiri dan mendapatkan penghasilan dari berbagai usaha mikro. Dana tersebut juga ditujukan bagi upaya pencegahan anak-anak, agar jangan sampai putus sekolah," tulis CT.

Awal krisis moneter 1998, pekerjaan KKI kemudian diarahkan kepada upaya pencegahan narkoba. Pekerjaan KKI bertambah lagi dengan upaya meminimalkan penyebaran HIV di masyarakat. Selanjutnya, CT sudah tidak terlalu aktif pada keseharian operasional KKI.

"Sungguh indah apabila semua bergerak saling membantu saudara yang lain dan tidak perlu menunggu komando pemerintah, seperti yang kita lakukan dulu tahun 1998. Menghapus tangis dan meretas lingkar kemiskinan," ungkap CT.

CT memang merupakan sosok pengusaha, yang mempunyai motivasi manajemen dalam suasana kritis. Hal ini dibuktikan dengan membentuk KKI dan berbagai kegiatan lainnya.

Penasaran dengan cerita inspiratif CT lainnya? detikers bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan CT lho!

Caranya gimana? Lihat di halaman berikutnya



Simak Video "Malam Hangat Bersama CT 'Si Anak Singkong' di Usia 60 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT