Mendag Sudah Bertemu Purbaya Bahas Baju Bekas Impor Banjiri RI

Mendag Sudah Bertemu Purbaya Bahas Baju Bekas Impor Banjiri RI

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 07 Nov 2025 14:06 WIB
Mendag Sudah Bertemu Purbaya Bahas Baju Bekas Impor Banjiri RI
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso/Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengaku telah bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membahas maraknya impor baju bekas. Menurutnya, apa yang akan dilakukan Purbaya dapat meningkatkan pengawasan terhadap impor baju bekas.

"Saya senang kalau seperti Pak Purbaya, saya sempat ngobrol juga sama Pak Purbaya. Jadi, senang kalau di Kemenkeu, (Direktorat Jenderal) Bea Cukai itu kan jadi bareng-bareng di dalam dan di luar. Saya bertemu waktu beberapa kali di ulang tahun TNI dan di mana lagi dan kita ngobrolin mengenai (impor) barang-barang (bekas), bagus saya kira," kata dia di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).

Budi menegaskan bahwa impor baju bekas telah lama dilarang oleh pemerintah. Larangan tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau misalnya pakaian (impor baju bekas) sudah dilarang dari dulu kan. Ya berarti kalau ada yang masuk, ya ilegal. Terus, kita kan juga melakukan pengawasan," terangnya.

ADVERTISEMENT

Pengawasan yang dilakukan Kemendag pada sisi post border atau di luar kawasan kepabeanan. Pengawasan yang dilakukan Kemendag juga bukan terhadap pedagang thrifting, namun langsung pada importirnya.

"Jadi, idealnya kan kalau sudah dibersihkan importirnya, bukan pedagangnya. Kami fokus ke importirnya, kalau dibersihkan kan idealnya nggak akan ada yang jualan melalui pedagang. Tetap ternyata kan barang masih ada yang masuk. Nah yang barang sudah masuk itu (di pedagang) bukan kewenangan kami, kalau kewenangan kami itu kan yang sudah masuk di post border" tuturnya.

Sementara sumber masuknya impor baju bekas diketahui banyak berasal dari China. "Setahu saya kebanyakan dari China," pungkasnya.

Tonton juga video "Kini Thrifting di e-Commerce Sudah Dilarang!"

(ada/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads