Airbus tiba-tiba melakukan recall terhadap 6.000 unit pesawat A320. Langkah ini diprediksi mempengaruhi penerbangan akhir tahun yang intensitasnya tinggi.
Keputusan ini menjadi penarikan terbesar yang mempengaruhi Airbus dalam 55 tahun sejarahnya. Maskapai penerbangan dari Amerika Serikat (AS) hingga Amerika Selatan, Eropa, India, dan Selandia Baru mewanti-wanti hal ini berpotensi menyebabkan penundaan atau pembatalan penerbangan.
Mengutip Reuters, Sabtu (29/11/2025), sekitar 11.300 pesawat A320 yang beroperasi, termasuk 6.440 model inti A320, yang pertama kali terbang pada 1987. Penarikan pesawat Airbus ini terkait perbaikan perangkat lunak (software).
Beberapa makaspai menggunakan A320 terbesar di dunia adalah maskapai penerbangan utama AS American Airlines, Delta Air Lines (DAL.N), JetBlue (JBLU.O), dan United Airlines. Maskapai penerbangan China, Eropa, dan India juga merupakan pelanggan terbesar pesawat tersebut.
Maskapai Kolombia, Avianca, mengatakan penarikan kembali tersebut mempengaruhi lebih dari 70% armadanya. Akibatnya perusahaan dikhawatirkan menutup penjualan tiket untuk tanggal perjalanan hingga 8 Desember.
(ada/ara)