Pemerintah Indonesia menargetkan realisasi investasi pada 2026 bisa mencapai Rp 2.175,2 triliun. Target tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di atas level 6%.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, investasi merupakan salah satu kontributor besar terhadap pertumbuhan ekonomi selain konsumsi rumah tangga.
"2026 ini diharapkan peningkatan investasinya Rp 2.175.2 triliun, sehingga diharapkan dengan investasi ini yang masuk kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6%," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dalam lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan total investasi sebesar Rp 13.032 triliun. Angka ini meningkat sekitar 43% dibandingkan capaian investasi dalam 10 tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 9.117 triliun.
"Selama 5 tahun ke depan, pertumbuhan investasi adalah Rp 13.032 triliun, yang di mana memang itu meningkat 43% dibandingkan 10 tahun terakhir, yang mana investasi yang masuk adalah Rp 9.117 triliun," imbuhnya.
Sebagai gambaran, realisasi investasi pada 2025 tercatat mencapai Rp 1.931,2 triliun. Capaian tersebut setara 101,3% dari target tahunan dan tumbuh sekitar 12,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Investasi yang masuk juga mampu menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja.
"Pencapaiannya (realisasi investasi) adalah Rp 1.931,2 triliun, atau ada peningkatan 12,7%. Penciptaan lapangan kerjanya juga itu peningkatan 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya," tutupnya.
Tonton juga video "Melihat Situasi IHSG, Pakar Ingatkan Soal Saham Adalah Investasi Risiko Tinggi"
(acd/acd)










































