Purbaya Ungkap PNS Nakal Tak Bisa Dipecat Sembarangan

Purbaya Ungkap PNS Nakal Tak Bisa Dipecat Sembarangan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 05 Feb 2026 12:35 WIB
Purbaya Ungkap PNS Nakal Tak Bisa Dipecat Sembarangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan reformasi internal di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Reformasi menyasar pegawai-pegawai yang dianggap nakal.

Purbaya mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak bisa diberhentikan atau dirumahkan secara sepihak. Ia mengaku sempat mempertimbangkan opsi tersebut namun urung dilakukan.

"Rupanya kalau di Pajak, di Keuangan atau pegawai negeri kita nggak bisa mecat pegawai. Merumahkan juga nggak bisa. Saya tadinya mau saya rumahin aja, saya rumahin, nggak bisa rupanya. Nanti dituntut PTUN kalah lo katanya, ya udah nggak jadi," ujarnya dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, langkah yang diambil Purbaya dengan memindahkan pegawai. Pegawai yang dinilai bermasalah dipindahkan dari lokasi strategis ke tempat yang lebih sepi, sementara pegawai berkinerja baik dipindahkan ke lokasi strategis.

ADVERTISEMENT

"Jadi, kita pindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi dan yang bagus-bagus kita tempatkan tempat yang lebih baik. Supaya mereka atau ada perbaikan di tempat kita," imbuhnya.

Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan telah mengganti hampir 34 pejabat Bea dan Cukai di titik-titik sentral yang selama ini dianggap ramai. Mereka yang diganti memiliki kinerja kurang baik.

"Selama ini saya anggap kalau diberi perintah orang-orangnya tidak mem-follow up dengan baik. Jadi, itu merupakan shock therapy ke teman-teman Bea Cukai yang baru, yang baik-baik, yang diposisi yang baru, yang dianggap gemuk tadi, untuk meningkatkan kinerjanya dengan lebih baik lagi," beber Purbaya.

Reformasi serupa juga dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak. Pada pekan ini, ia akan memindahkan 40-45 pegawai ke wilayah yang lebih sepi. Purbaya menyinggung masih adanya diskusi antara oknum pegawai pajak dengan wajib pajak tertentu.

"Hal yang sama juga kami lakukan ke Pajak. Minggu ini kita akan pindahkan 40-45 orang lebih dari tempat-tempat yang dianggap gemuk dan kita anggap masih melakukan diskusi dengan para wajib pajak tertentu, untuk dipindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi," tutup Purbaya.

Lihat juga Video: Pramono Ancam Pecat ASN DKI yang Pamer Hidup Mewah

(ily/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads