Trenggono Jamin Stok Ikan Aman Jelang Ramadan, Stok 3,57 Juta Ton

Trenggono Jamin Stok Ikan Aman Jelang Ramadan, Stok 3,57 Juta Ton

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 05 Feb 2026 14:35 WIB
Trenggono Jamin Stok Ikan Aman Jelang Ramadan, Stok 3,57 Juta Ton
Ilustrasi/Sejumlah nelayan menyortir ikan/Foto: ANTARA FOTO/Ampelsa
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ketersediaan ikan nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan sampai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan bahwa ketersediaan ikan di seluruh sentra konsumsi utama berada dalam status aman," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).

KKP telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga pasokan ikan nasional. Untuk periode Januari hingga Maret 2026, produksi ikan nasional diproyeksikan mencapai 3,57 juta ton. Produksi tersebut berasal dari sektor perikanan budi daya 2,05 juta ton dan perikanan tangkap 1,52 juta ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KKP berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik dan dengan harga yang terjangkau," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, KKP juga memantau ketat ketersediaan ikan di delapan kota besar yang menjadi sentra konsumsi nasional. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, status ketersediaan ikan secara nasional berada pada kategori aman.

Sebagai langkah mitigasi, KKP menyiapkan pengamanan pasokan melalui optimalisasi stok gudang beku atau cold storage serta meningkatkan distribusi hasil perikanan budi daya. Dengan begitu, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, didukung pasokan protein ikan yang bermutu dan harga yang stabil.

"Kami memastikan distribusi antarwilayah tetap berjalan lancar untuk menjaga keseimbangan pasokan di tingkat konsumen," terang Trenggono.

Simak juga Video: Hari Ikan Nasional, Zulhas Sebut RI akan Swasembada Protein

(rea/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads