Wamenkeu Juda Agung Ungkap Pesan Prabowo: Fiskal dan Moneter Harus Terkoordinasi

Wamenkeu Juda Agung Ungkap Pesan Prabowo: Fiskal dan Moneter Harus Terkoordinasi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 05 Feb 2026 17:52 WIB
Wamenkeu Juda Agung Ungkap Pesan Prabowo: Fiskal dan Moneter Harus Terkoordinasi
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Juda Agung tiba di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan. Juda sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Setibanya di Kemenkeu, ia disambut sejumlah pejabat, salah satunya Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Juda menyebut kepindahannya dari Thamrin ke Lapangan Banteng sebagai pengalaman baru.

"Tentu saja pindah dari Thamrin ke lapangan Banteng, sesuatu yang baru bagi saya. Tetapi sebenarnya kalau melihat wajah-wajah dari Eselon 1, Eselon 2, ini yang wajah-wajah familiar bagi saya ya. Karena sejak saya mungkin di Eselon 3, Eselon 4 gitu saya sudah sering koordinasi dengan kawan-kawan di Kementerian Keuangan," ujarnya di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, Juda menyinggung latar belakangnya yang berasal dari BI sebelum menjabat Wakil Menteri Keuangan. Ia menilai perpindahan tersebut akan memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan agar sinergi fiskal dan moneter semakin erat ke depannya. Koordinasi tersebut diperlukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi.

ADVERTISEMENT

"Saya dari Bank Indonesia kemudian ke sini. Saya kira koordinasi sinergi antara fiskal dan moneter insyaAllah akan semakin baik, semakin erat gitu ya, dan ini sesuai dengan arahan bapak presiden pada saya. Waktu saya bertemu beliau arahnya intinya adalah bahwa fiskal dan moneter harus terkoordinasi, tersinergi dengan baik," jelas Juda.

Di sisi lain, Juda menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan fiskal dalam setiap kebijakan yang diambil. Menurutnya, upaya mendorong pertumbuhan tetap harus diimbangi dengan pengelolaan fiskal yang sehat.

"Untuk mencapai target-target pertumbuhan dan tentu saja juga at the same time kita harus juga menjaga stabilitas makroekonomi termasuk keberlanjutan dari fiskal. Saya tentu saja sangat gembira disambut oleh teman-teman dari Keuangan. Ini sesuatu yang luar biasa semua eselon satu ada di sini," tutupnya.

(ily/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads