Soal Iuran Rp 16,8 T buat Perdamaian Gaza, Airlangga: Kita Bayar Kalau Damai

Soal Iuran Rp 16,8 T buat Perdamaian Gaza, Airlangga: Kita Bayar Kalau Damai

Serly Putri Jumbadi - detikFinance
Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB
Soal Iuran Rp 16,8 T buat Perdamaian Gaza, Airlangga: Kita Bayar Kalau Damai
Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal kewajiban pembayaran iuran sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 16,8 triliun (kurs Rp 16.800) yang harus dibayarkan Indonesia karena bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Airlangga bilang Indonesia siap membayar iuran tersebut, hanya saja iuran tersebut akan dibayar jika sudah tercapai perdamaian di Gaza.

"Ya, nanti kita bayar kalau sudah damai," ujar Airlangga dilansir dari detikJogja Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disinggung soal sumber dana untuk membayar iuran tersebut. Airlangga tak banyak bicara. "Ya, dana kita punya banyaklah, negara punya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pernah mengatakan mengenai iuran US$ 1 miliar untuk Dewan Perdamaian diperuntukkan sebagai dana rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib. Dia menegaskan Indonesia belum pada tahap membayar.

"Para negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar, maka akan menjadi anggota tetap. Namun, bila tidak membayar, maka keanggotaan akan berlangsung selama 3 tahun. Saat ini, Indonesia belum membayar," ujar Teddy dalam keterangan resminya, Kamis (5/2/2026) yang lalu.

Dia juga menjelaskan keikutsertaan Indonesia ke dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian tidak bersifat tetap. Indonesia, menurut dia, bisa menarik diri dari keanggotaan.

(hal/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads