Libur Panjang Imlek Mau Berakhir, Kendaraan Tinggalkan Jakarta Masih Banyak

Libur Panjang Imlek Mau Berakhir, Kendaraan Tinggalkan Jakarta Masih Banyak

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 17 Feb 2026 20:00 WIB
Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Tol Lingkar Luar untuk menghindari banjir di Cengkareng, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Foto: ANTARA FOTO/NAUFAL KHOIRULLOH
Jakarta -

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat pada Senin (16/2/2026) jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek masih tinggi. Jumlah ini diproyeksi meningkat saat libur panjang imlek 2026 berakhir.

Pada periode tersebut, masih terpantau peningkatan volume lalu lintas dari Jabodetabek menuju kawasan wisata Puncak Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1, dengan total transaksi tercatat sebanyak 41.226 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 33,89% dibandingkan volume normal 30.790 kendaraan.

Adapun volume lalu lintas lainnya meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui GT Cengkareng tercatat sebanyak 63.310 kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih rendah 14,86% dibandingkan volume normal 74.363 kendaraan," tulis keterangan resmi Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Selasa (17/2/2026).

Sementara itu di wilayah Jawa Barat, pada periode Senin, 16 Februari 2026 terpantau peningkatan volume lalu lintas menuju Rancaekek melalui GT Cileunyi dan menuju Bandung melalui GT Pasteur.

ADVERTISEMENT

Tercatat total sebanyak 74.733 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 16,34% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 64.235 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 69.207 kendaraan melintas.

Angka tersebut meningkat sebesar 21,99% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 56.732 kendaraan. Lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol.

Pertama GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi. Volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 39.240 kendaraan atau meningkat 23,55% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.761 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya yakni kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat 36.360 kendaraan atau naik sebesar 27,97% dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.412 kendaraan.

Kedua, di GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi. Volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 35.493 kendaraan atau meningkat 9,30% dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.474 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 32.847 kendaraan atau naik sebesar 15,99% dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.320 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

"Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II," tutup keterangan resmi tersebut.

(ada/eds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads