AZKO memastikan bakal terus berupaya untuk menjawab berbagai kebutuhan rumah tangga masyarakat Indonesia. AZKO telah menyiapkan sejumlah strategi agar hal tersebut bisa dilakukan.
"Kami mempersembahkan konsep terbaru AZKO dengan tampilan yang lebih kekinian dan selaras dengan gaya hidup pelanggan yang dinamis. Pembaruan ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dan melangkah lebih jauh bersama pelanggan, menghadirkan pengalaman belanja yang lebih menarik secara visual dan emosional, sekaligus mencerminkan semangat #SerbaLebihdiAZKO," tutur Direktur Aspirasi Hidup Indonesia Gregory S. Widjaja dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Untuk itu, dia memastikan AZKO terus berupaya untuk membangun loyalitas konsumen dengan peningkatan kualitas layanan, ketersediaan produk, dan pengalaman belanja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi loyalitas kini bergeser, baik dari sisi konsumen maupun investor. Kelas menengah dengan daya beli lebih tinggi tidak lagi terpaku pada nama besar, melainkan menuntut operasional bisnis yang solid, kualitas layanan yang konsisten, ketersediaan produk, dan pengalaman belanja yang relevan.
Di sisi lain, investor pun menilai kinerja perusahaan ritel bukan hanya dari brand, tetapi juga dari kemampuan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan melalui strategi bisnis yang efektif. [1]
Tidak hanya itu, dia mengatakan pihaknya juga terus berupaya untuk menjangkau konsumen dari berbagai daerah. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan ekspansi jaringan AZKO.
Dia menjelaskan bahwa perusahaan kerap melakukan ekspansi untuk menjangkau konsumen dari wilayah tier 2 hingga 3. Hal itu dilakukan agar konsumen AZKO tidak hanya berasal dari tier 1 saja. Tahun 2025, AHI telah membuka 27 toko baru AZKO.
Selain itu, dia mengatakan pihaknya juga terus mendorong agar pusat distribusi produk bisa semakin maksimal. Hal ini sebagai langkah untuk memastikan ketersediaan produk di toko fisik atau online.
Menurutnya, langkah menjaga ketersediaan produk itu mampu membangun kepercayaan konsumen. Hal itu diharapkan berdampak positif terhadap loyalitas konsumen terhadap brand.
"Pusat distribusi yang kuat, memastikan barang tersedia baik di toko fisik maupun online dengan konsisten, membuat konsumen percaya pada brand," jelasnya.
Untuk memberikan pengalaman lebih kepada konsumen. Dia mengatakan AZKO tidak hanya berfokus pada penjualan saja. Namun juga turut menjadi sumber daya manusia (SDM) lokal terlatih.
"SDM lokal yang terlatih bukan hanya menjual, tetapi juga menjadi advisor yang mengedukasi dan menginspirasi pelanggan," ungkapnya.
Dia pun memastikan setiap produk yang disuguhkan AZKO telah melalui tahapan kurasi yang lengkap dan ketat. Langkah itu sebagai strategi AZKO untuk menjaga kualitas setiap produk yang disuguhkan di toko offline atau online.
"Produk dipilih dengan proses kurasi ketat dan dikembangkan lagi agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Produk yang dihadirkan bukan sekadar mengikuti tren global, tapi juga membantu pelanggan merasakan pengalaman hidup yang lebih baik," ujar Gregory S. Widjaja.
Dia mengatakan langkah untuk memberikan pengalaman belanja yang memuaskan pun telah dirasakan oleh banyak konsumen. Bahkan selama 15 tahun berturut-turut AZKO meraih Service Quality Award dari CARRE (Customer Experience Expert).
"Pencapaian ini menjadi bukti nyata konsistensi kami dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk layanan purna-jual yang terus dipercaya oleh konsumen," tutupnya.
(akn/ega)









































