143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Mayoritas Pakai Mobil Pribadi

143,9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Mayoritas Pakai Mobil Pribadi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2026 15:32 WIB
Anggota kepolisian mengatur arus lalu lintas kendaraan pemudik di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/3/2025). Berdasarkan data PT Jasa Marga Semarang Batang pada puncak arus mudik H-3 Lebaran tercatat seba
Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memperkirakan jumlah pemudik selama periode Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang. Angka ini 1,75% lebih rendah jika dibandingkan dengan hasil survei prediksi arus mudik tahun sebelumnya, yakni sekitar 146 juta orang.

"Berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026 tercatat mencapai 50,6% penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang," kata Dudy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

"Namun dalam realisasinya jumlah pergerakan pada tahun 2025 justru mencapai 154 juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat bahwa mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka yang diperkirakan dalam survei," terangnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut ia menjelaskan pergerakan pemudik terbesar berasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara tujuan perjalanan selama arus mudik ini diperkirakan banyak terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di wilayah Jawa Tengah.

"Pada lingkup Jabodetabek, daerah asal pergerakan masyarakat terbesar berada di Kabupaten Bogor sebesar 5,35 juta orang, disusul Kabupaten Tanggerang. Sedangkan provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah," terangnya.

ADVERTISEMENT

Dari sisi pilihan moda, Dudy mengatakan penggunaan mobil pribadi masih menjadi sarana utama pemudik dengan 76,24 juta orang (52,98% pemudik), diikuti sepeda motor dengan 24,08 juta orang (16,74%) dan bus dengan 23,34 juta orang (16,22%).

"Sebagian besar pengguna mobil memanfaatkan jalan tol mencapai sebesar 50,63 juta orang. Adapun pengendara sepeda motor cenderung memilih jalur alternatif di luar jalur utama, yaitu sebesar 8,65 juta orang," papar Dudy.

Selanjutnya jumlah pemudik yang berangkat dengan kapal penyeberangan diperkirakan mencapai 6,40 juta orang (4,45%), pesawat dengan 4,98 juta orang (3,46%); KA Antar Kota dengan 4,79 juta orang (3,33%); KA Perkotaan dengan 2,17 juta orang (1,51%), Kapal Laut dengan 926,12 ribu orang (0,64%); KA Cepat dengan 682,90 ribu orang (0,47%); dan lainnya sebanyak 262,27 ribu orang (0,18%)

"Dengan diterapkannya Work From Anywhere pada tanggal 16-17 Maret pada masa arus mudik, masyarakat diharapkan dapat berangkat lebih awal dimulai dari H-8 yaitu Jumat tanggal 13 Maret 2026," ucap Dudy.

"Untuk masa arus balik dengan penerapan Work From Anywhere pada tanggal 25-26-27 Maret, diharapkan mampu mengurai kepadatan pergerakan kembali pemudik. Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran akan dimulai pada hari Jumat tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dan berlangsung selama 18 hari," pungkasnya.

(igo/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads