Biaya Perang AS Lawan Iran Dikabarkan Sudah Tembus Rp 190 Triliun

Biaya Perang AS Lawan Iran Dikabarkan Sudah Tembus Rp 190 Triliun

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 13 Mar 2026 02:55 WIB
Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS pada Selasa (24/2) waktu setempat (AP Photo/Matt Rourke)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto: AP Photo/Matt Rourke
Jakarta -

Biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran diperkirakan tembus US$ 11,3 miliar atau sekitar Rp 190,82 triliun (asumsi kurs Rp 16.886). Biaya perang itu diperkirakan oleh sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Dilansir dari Reuters, angka tersebut belum mencakup keseluruhan biaya perang. Hal itu terungkap dalam pertemuan kongres AS beberapa waktu lalu.

Beberapa anggota kongres memperkirakan Gedung Putih akan mengajukan permintaan pendanaan tambahan perang ke parlemen. Beberapa pejabat menyebut, pendanaan yang diajukan mencapai US$ 50 miliar atau sekitar Rp 844,8 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, permohonan dana tambahan ini disebut masih terlalu rendah. Hingga saat ini, Gedung Putih belum memberikan pernyataan kepada publik terhadap rencana tersebut.

Para anggota Kongres juga disebut akan menyetujui pendanaan tambahan perang. Namun, Kongres sempat menyatakan khawatiran konflik berkepanjangan ini akan menguras persediaan militer AS.

ADVERTISEMENT

Trump juga dikabarkan telah bertemu dengan para eksekutif dari tujuh kontraktor pertahanan pekan lalu saat Pentagon berupaya mengisi kembali persediaan.

Sebelumnya, pejabat administrasi AS juga telah mengumumkan ongkos perang mencakup amunisi senilai US$ 5,6 miliar. Dana tersebut digunakan selama dua hari pertama serangan tersebut.

Adapun sebelumnya, Trump sempat mengklaim telah memenangkan perang melawan Iran. Diketahui, AS melakukan serangan perdana ke Iran sejak 28 Februari lalu. Hingga kini, tercatat sekitar 2.000 orang gugur imbas perang tersebut.

(ahi/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads