PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menggandeng Kementerian Perhubungan untuk memfasilitasi mitra driver Gojek dan keluarga untuk pulang kampung melalui program mudik gratis, GoMudik. GoTo menyiapkan lima destinasi untuk perjalanan mudik dan arus balik para mitra driver dan keluarga.
Proses pelepasan GoMudik ini dilakukan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), perwakilan Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub), Dinas Perhubungan (Dishub), dan jajaran manajemen GoTo.
Para peserta diberangkatkan dari Terminal Pulo Gebang, menuju berbagai kota tujuan di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Sumatera, seperti Kuningan, Semarang, Surabaya, Lampung, dan Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, GoTo juga menyiapkan bus di lima titik keberangkatan arus balik di wilayah yang sama.
"Kami memahami bahwa momen Idul Fitri adalah waktu yang paling dinantikan untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga tercinta," kata Direktur Utama dan CEO GoTo Hans Patuwo, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
"Mendengar langsung aspirasi para mitra driver di lapangan membuat kami semakin memahami betapa pentingnya kesempatan bagi mereka untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga," sambungnya.
Adapun jumlah peserta GoMudik pada tahun ini mencapai sekitar 4.000 driver dan keluarganya.
"Kami memahami bahwa perjalanan mudik membutuhkan berbagai persiapan serta pengeluaran tambahan. Tingginya tingkat permintaan tiket untuk mudik terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi mitra," kata Hans.
"Karena itu, kami bersyukur dapat bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dalam menghadirkan program mudik gratis bagi mitra driver," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Menko Infra RI Agus H Yudhoyono menyampaikan Pemerintah sangat mengapresiasi kontribusi GoTo dalam memfasilitasi moda transportasi yang aman bagi para mitra driver pada musim mudik tahun ini.
"Langkah konkret seperti GoMudik ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah dan swasta dapat membantu memperluas akses mobilitas yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antar-wilayah di momentum mudik Lebaran. Kolaborasi strategis seperti ini penting untuk mendukung arus mobilitas yang lebih tertib, terdata, dan terintegrasi," kata AHY.
Program ini juga selaras dengan langkah strategis Kemenhub dalam memobilisasi arus penumpang secara lebih terorganisir, selaras dengan agenda Kemenhub untuk meningkatkan ketertiban pemudik, di tengah tren peningkatan penumpang bus yang naik 9% pada H-5 (Data Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2025, Kemenhub).
Baca juga: GOTO Raup EBITDA Rp 2 T Sepanjang 2025 |
Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan Pemerintah menyambut baik inisiatif GoMudik yang sejalan dengan upaya Kemenhub dalam memobilisasi arus penumpang yang lebih aman dan terorganisir selama musim libur Lebaran.
"Melalui pengelolaan titik keberangkatan dan kedatangan yang terdata dengan baik, program ini turut membantu mengurangi kepadatan akibat perjalanan mandiri serta mendukung sistem mobilitas yang terkelola dengan baik," kata Dudy.
Sebagai bagian dari fasilitas GoMudik, GoTo juga mendistribusikan voucher GoFood kepada mitra driver yang mengikuti program GoMudik untuk menjelajahi kuliner lokal di kota tujuan, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM kuliner setempat.
Sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan sosial dan kesejahteraan pekerja, GoMudik melengkapi berbagai inisiatif GoTo dalam mendukung kesejahteraan mitra, 'Bakti GoTo untuk Negeri'.
Selain menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) baru-baru ini, GoTo juga menghadirkan perlindungan sosial melalui akses BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan gratis sejak Desember 2025, inisiatif pengembangan seperti Bursa Kerja Mitra Gojek, program beasiswa bagi mitra dan keluarga, serta Program Usaha Mitra Swadaya untuk membuka peluang peningkatan kapasitas dan pendapatan tambahan bagi para mitra.
(anl/ega)










































