Purbaya Bantah RI Kena Resesi: Kita Jauh dari Morat-Marit

Purbaya Bantah RI Kena Resesi: Kita Jauh dari Morat-Marit

Herdi Alif Al Hikam, Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 13 Mar 2026 17:31 WIB
Purbaya Bantah RI Kena Resesi: Kita Jauh dari Morat-Marit
Menkeu Purbaya/Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan sejumlah pihak yang menilai ekonomi Indonesia saat ini sedang melemah, bahkan sudah resesi. Pernyataan ini disampaikannya dalam sidang Kabinet di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

"Di luar banyak yang bilang kita sudah resesi pak, ekonom-ekonom yang agak aneh bilang kita sudah resesi, tinggal tunggu hancurnya," kata Purbaya dalam Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Purbaya mengatakan penilaian ekonomi Indonesia dalam kondisi resesi sangat tidak tepat karena tidak menggunakan data ekonomi terbaru, yang mana menurutnya saat ini malah menunjukkan tren penguatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita lihat dari sisi suplai, ekonomi kita dalam keadaan yang amat baik. Kalau kita lihat dari purchasing managers index di bulan Februari itu levelnya 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir," jelasnya.

"Jadi betul-betul ada perbaikan yang kuat di sektor manufaktur, artinya sisi suplai tumbuh dengan kuat. Ini bukan data dari BPS tapi dari pihak lain yang mengkonfirmasi bahwa ekonomi kita memang sedang tumbuh," sambung Purbaya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ia memaparkan inflasi nasional pada Februari 2026 kemarin terlihat cukup tinggi hingga 4,76% secara year-on-year (YoY). Namun menurutnya hal dikarenakan pada periode yang sama tahun sebelumnya, pemerintah memberikan diskon tarif listrik yang membuat angka inflasi saat itu sangat rendah.

"Kalau kita hilangkan data-data subsidi listrik bulan Januari-Februari tahun lalu, sebenarnya inflasi kita hanya sekitar 2,59% pak. Jadi kita masih aman untuk tumbuh lebih cepat lagi, ekonominya nggak kepanasan," paparnya.

Di luar itu, ia juga memaparkan sejumlah data lain yang menunjukkan ekonomi nasional sedang mengalami pertumbuhan. Salah satunya dari industri otomotif, Purbaya menyebut angka penjualan mobil tumbuh 12,2% pada Februari 2026.

"Jadi kita jauh dari apa yang disebut dengan namanya morat-marit kata ekonom-ekonom di luar itu pak, di TikTok banyak yang ngomong gitu," kata Purbaya.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads