Miliarder Timur Tengah Panik, Duitnya Mulai Dibawa Kabur ke Swiss

Miliarder Timur Tengah Panik, Duitnya Mulai Dibawa Kabur ke Swiss

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 17 Mar 2026 11:18 WIB
Miliarder Timur Tengah Panik, Duitnya Mulai Dibawa Kabur ke Swiss
Ilustrasi/Foto: tes
Jakarta -

Para miliarder di Timur Tengah mulai berupaya memindahkan aset mereka dari kawasan Teluk ke Swiss. Hal itu sebagai akibat dari meningkatnya perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Para bankir dan penasihat keuangan di Swiss yang mewakili aset senilai lebih dari US$ 1 triliun secara umum optimis bahwa Swiss akan menarik lebih banyak uang dari Timur Tengah, terutama setelah serangan Iran terhadap negara-negara Teluk.

"Karena peristiwa baru-baru ini, kami memperkirakan bahwa aset dari Timur Tengah akan semakin banyak dicatat di Swiss. Kami mendengar dari bank, kantor keluarga dan individu kaya lainnya bahwa diskusi sedang berlangsung," kata Patrik Spiller selaku Kepala Manajemen Kekayaan di perusahaan konsultan Deloitte Swiss, dikutip dari Reuters, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Swiss sejak lama dianggap sebagai tempat aman oleh investor. Meski demikian, negara tersebut juga menghadapi persaingan yang semakin meningkat dari pusat-pusat keuangan di Timur Tengah dan Asia.

ADVERTISEMENT

Posisi kas yang dicatat di Swiss oleh individu swasta dan lembaga non-bank dari Uni Emirat Arab telah meningkat sekitar 40% selama tiga tahun terakhir. Kondisi itu semakin meningkat setelah serangan sebelumnya oleh Israel dan AS terhadap Iran pada Juni 2025.

"Sekarang menguntungkan kita karena kita dapat mencetak poin dengan ciri khas Swiss, yaitu kondisi yang aman, stabilitas politik dan supremasi hukum. Saya percaya ini sangat dihargai di masa-masa seperti ini," kata Kepala Ekonom SBA, Martin Hess.

Setelah serangan AS-Israel terhadap Iran, mata uang franc Swiss mencapai level tertinggi terhadap euro dalam satu dekade terakhir.

Lihat juga Video: Kejagung Masih Selidiki Kekayaan Zarof Ricar: Duitnya Banyak Sekali!

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads