Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap Perintah Presiden Prabowo Subianto terkait upaya efisiensi anggaran. Efisiensi dilakukan di tengah gejolak geopolitik dunia dan lonjakan harga minyak dunia.
Menurut Purbaya ada arahan agar perjalanan dinas ke luar negeri dikurangi atau bahkan dihilangkan. Pengecualian diberikan untuk agenda-agenda yang dianggap penting.
"Rapat-rapat lagi dikurangi, mungkin kalau perintah presiden perjalanan luar negeri dikurangi. Petunjuk yang lebih lanjut adalah perjalanan luar negeri untuk pejabat-pejabat dihilangkan, kecuali kepepet banget," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Purbaya mengaku akan menghadiri International Monetary Fund (IMF)-Wolrd Bank Meeting dalam waktu dekat. Purbaya mengaku sudah mendapatkan izin untuk berangkat.
"Saya mau ke IMF-World Bank Meeting saya pikir penting, saya berangkat deh. Saya udah minta izin," sebut Eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keputusan pemerintah memangkas kegiatan perjalanan dinas di dalam dan luar negeri. Perjalanan dinas dalam negeri dipangkas hingga 50%, sementara luar negeri 70%.
"Kemudian efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).
Lihat juga Video: Menteri PPMI Dukung Arahan Prabowo soal Perjalanan Dinas Harus Jelas











































