Bos Bulog Dicurhati Pedagang soal Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Bos Bulog Dicurhati Pedagang soal Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2026 11:53 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani blusukan ke pasar dan menerima banyak keluhan terkait kenaikan harga plastik kemasan. Keluhan disampaikan para pedagang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Pasar Grogol, Jakarta Barat.

Menurut Rizal, pedagang meminta dukungan pemerintah untuk mencari solusi untuk menekan harga plastik. Rizal menyebut kenaikan terbesar terjadi pada jenis plastik bening.

"Mereka mohon support dari pemerintah, dalam hal ini agar harga plastik diturunkan, khususnya untuk plastik kemasan yang warna bening. Cuma yang agak mahal yang warna bening, kalau yang warnanya gelap atau berwarna-warni lebih murah," jelas Rizal di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rizal, harga bijih plastik yang melonjak menjadi salah satu penyebab utama kenaikan tersebut. Kondisi ini terjadi usai pecahnya perang di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak sebagai bahan baku plastik melonjak.

ADVERTISEMENT

Bulog berencana menyampaikan persoalan ini dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perindustrian guna mencari solusi. Salah satu opsi yang didorong adalah pengembangan teknologi baru di sektor kemasan agar biaya produksi bisa ditekan.

"Kita lagi komunikasikan dengan Kementerian Perindustrian, khusus untuk plastik ini lagi kita upayakan cari solusinya supaya ada teknologi baru untuk packaging ini, karena memang plastik sangat naik harga bijih plastiknya," kata Rizal saat berdialog dengan salah satu pedagang di Pasar Minggu.

Sementara itu, pedagang bernama Rudi mengungkapkan lonjakan harga plastik yang cukup signifikan. Harga plastik yang sebelumnya berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp 58 ribu per kilogram. Kenaikan ini mulai terasa sejak menjelang Lebaran, yang diduga berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz.

"Ini dari pas mau Lebaran, saya juga nggak ngerti apa dari Hormuz apa gimana. Itu ngaruh banget itu, parah," terang Rudi.

Tonton juga video "Harga Plastik Naik, Pramono Ajak Kembali ke Tradisi: Pakai Daun Pisang"

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads