Taksi Air Mau Dikembangkan di Bali, Bandara-Canggu Cuma 30 Menit

Taksi Air Mau Dikembangkan di Bali, Bandara-Canggu Cuma 30 Menit

Heri Purnomo - detikFinance
Minggu, 19 Apr 2026 23:00 WIB
Taksi air
Foto: Dok. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Jakarta -

Pemerintah berencana membangun proyek transportasi laut berupa water taxi atau taksi air di Bali. Proyek ini akan jadi alternatif transportasi yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo mengatakan saat ini pihaknya bersama PT Angkasa Pura Indonesia telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study). Kajian tersebut mencakup aspek pasar, teknis, finansial, operasional, hingga sosial dan lingkungan.

Adapun hasilnya menunjukkan bahwa proyek ini layak untuk dilanjutkan. Dalam kajian itu, lintasan Sekeh - Canggu (Berawa) sebagai rute prioritas pada tahap awal pengembangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian berdasarkan observasi, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu berkisar antara 1 hingga 2 jam.

ADVERTISEMENT

"Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi maksimal 30 menit, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus meningkatkan daya saing destinasi," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan saat ini, pengembangan proyek itu masih pada penyusunan Detailed Engineering Design (DED) serta pemenuhan aspek perizinan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Tahapan ini ditargetkan selesai pada tahun 2026.

"ASDP pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan konektivitas transportasi yang terintegrasi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan riil di lapangan," katanya.

Sebelumnya, Mentri Perhubungan Dudy Purwagandhi Ia menjelaskan kebutuhan investasi awal untuk pembangunan proyek ini diperkirakan mencapai Rp 1,21 triliun.

"Canggu termasuk tiga besar destinasi wisata dengan minat tertinggi baik wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara di Bali. Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk komponen investasi awal adalah sebesar Rp 1,21 triliun," jelasnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

Lebih lanjut, untuk menjamin keamanan pelayaran, Dudy mengatakan desain proyek transportasi air ini juga akan dilengkapi dengan pembangunan penahan gelombang (breakwater), terutama di titik-titik dengan karakter perairan yang tergolong ekstrem seperti kawasan Pantai Sekeh di Bandara Ngurah Rai serta di Pantai Berawa, Canggu.

Dengan hadirnya water taxi, ia berharap mobilitas wisatawan dan masyarakat di Bali dapat lebih efisien, sekaligus mengurangi beban kemacetan di jalur darat yang selama ini menjadi persoalan utama.

"Langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari penyelesaian studi hingga penyusunan desain teknis, agar implementasi proyek ini tepat waktu," pungkasnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads